Connect With Us

Panjangnya Sengketa Pilkada Kota Tangerang Buat Arief Berkemas

Dira Derby | Minggu, 17 November 2013 | 16:56

Arief R Wismansyah usai Paripurna (humas / TangerangNews)


TANGERANG-Arief Rachadiono Wismansyah sejak Sabtu (16/11) sudah tak menjadi pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Tangerang karena massa jabatan Plt telah habis waktunya. Kini Kota Tangerang dipimpin Plt Sekda Kota Tangerang Rachmansyah, sebagai pelaksana harian (Plh).

Kekosongan jabatan tersebut terjadi lantaran sengketa Pilkada Kota Tangerang yang begitu panjang di Mahkamah Konstitusi (MK) hingga  belum juga berakhir pada putusan.  Arief pun sudah mengemasi barang-barangnya dari ruangan dia sebagai wakil wali kota Tangerang.

“Ya saya sudah berkemas-kemas, mau bagaimana lagi. Proses Pilkada ini paling panjang dilalui. Sebelumnya sudah sidang di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), sudah juga di PTUN, saat ini menunggu putusan MK, kalau melihat jadwalnya akan kembali sidang pada Selasa (19/11) nanti,” ujar Arief kepada wartawan, Minggu (17/11).

Arief mengatakan, kondisi tanpa pemimpin seperti ini yang menjadi korban adalah masyarakat. Karena tentu jabatan Plt atau Plh memiliki keterbatasan kewenangan.  “Saya pikir harus ada langkah-langkah konstitusi yang harus segera diambil bangsa ini, agar ada kepastian hokum tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat,” terangnya.

Dirinya juga mengaku kerap ditanya oleh beberapa pejabat dan mantan pejabat di Banten. Seperti Wakil Gubernur Banten Rano Karno, Bupati Tangerang Zaki Iskandar dan mantan Wakil Gubernur HM Masduki serta Ismet Iskandar mantan Bupati Tangerang.

“Mereka bertanya, kenapa ini Kota Tangerang? saya bilang ini lah demokrasi di Kota Tangerang, kita emang selalu jadi barometer. Ya ini akan jadi pembelajaran untuk  daerah lain,” terangnya.

Arief berharap,  pihak-pihak yang mencalonkan diri dengan gerbongnya, harus kembali ke semangat awal ketika akan berkompetisi mencalonkan diri menjadi pasangan wali kota dan wakil wali kota Tangerang. “Harusnya siap kalah siap menang, kalau disertai syahwat, tidak akan pernah ada habisnya. Bahwa jangan sampai kepentingan pribadi, kelompok atau golongan mengalahkan kepentingan masyarakat Kota Tangerang,” terangnya.  

 Meski begitu, Arief mengatakan, semua merupakan bagian dari dinamika politik. Dirinya berharap semua hakim di MK bisa memberikan putusan yang sesuai. Apalagi, amar putusan MK tidak ada yang menyangkut dengan pasangan Arief-Sachrudin. “Kembali ditangkan hakim MK,  apakah berpihak kepada masyarakat?  apakah hanya kepada golongan saja?” ujarnya.
 
Dirinya juga menyangkal jika telah letih dengan perjalanan panjang tersebut. Menurutnya, semua merupakan bagian dari konsekuensi mengikuti Pilkada. “Jadi kalau dibilang letih, ya mungkin tidak. Yang ada disekeliling saya saja kali yang letih.? Tapi saya tetap yakin saya pasti menang. Karena kan  sudah dipilih, tinggal dilegitimasi saja,” ujarnya. 
WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

NASIONAL
Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53

Pemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Galang Donasi ASN untuk Korban Gempa NTT

Pemkab Tangerang Galang Donasi ASN untuk Korban Gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:40

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan kepada warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill