Connect With Us

Ditahan, AMK Bisa Gagal Jadi Saksi di PTUN

Dira Derby | Minggu, 17 November 2013 | 17:24

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo saat menunjukan surat penahanan terhadap AMK. (Dira Derby / TangerangNews)


TANGERANG-Ahmad Marju Kodri (AMK) Dirut PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang terancam gagal menjadi saksi pada kasus pelantikan Direktur Umum dan Dewan Pengawas PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang karena yang bersangkutan ditahan polisi. Entah ada korelasinya atau tidak dengan penahanan AMK yang dilakukan petugas Polres Metro Tangerang pada Jumat (15/11).

Padahal, kasus tersebut menurut penggugat Surat Kuasa (SK) Wali Kota Tangerang saat itu Wahidin Halim, yakni Darusalam dirinya sudah mempersiapkan AMK sebagai saksi di persidangan PTUN Serang.

”Benar, tadinya dia akan menjadi saksi kunci bahwa pengangkatan Dirum dan Dewan Pengawas tanpa melalui mekanisme yang sebagaimana diatur. Tetapi dia kini ditahan,” ujar Darusalam, Minggu (17/11).

Meski begitu, Darusalam yang juga berprofesi sebagai wartawan Global TV tersebut mengaku akan tetap meminta kepada PTUN Serang untuk menghadirkan AMK.

“Mudah-mudahan saja bisa dikeluarkan dulu untuk bersaksi, karena sidang dengan saksi pada Rabu depan. Kalau seenaknya saja pejabat mengangkat seseorang menjadi dirum dan badan pengawas, saya sebagai warga Kota Tangerang harus tahu kriteria dan syarat menjadi dirum dan badan pengawas, harus transparan, banyak masyarakat dirugikan karena tak ada kesempatan ingin menjadi pejabat di sana,” terangnya.

Seperti diketahui, Wali Kota Tangerang Wahidin Halim telah melantik direktur umum dan dewan pengawas PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang periode 2013-2017, Senin (25/3) seusai apel pagi di Puspem Kota Tangerang.  
 
Pelantikan tersebut mengundang tanya, selain dianggap tidak melakukan proses fit and propertest juga ramai diisukan pengangkatan salah satu dewan pengawas dari unsur pegawai yang dianggap tak sesuai dengan aturan.

Kabag Humas Pemkot Tangerang Amal Herawan mengatakan, Wahidin Halim telah mengangkat Toni Wismantoro mantan Dewan Pengawas PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang menjadi Direktur Umum. “Iya benar,” katanya saat itu. 
KOTA TANGERANG
2 Pemuda Kepergok Bawa 331 Butir Obat Keras Ilegal Hendak Diedarkan di Tangerang

2 Pemuda Kepergok Bawa 331 Butir Obat Keras Ilegal Hendak Diedarkan di Tangerang

Jumat, 17 April 2026 | 14:03

Dua pemuda diamankan polisi karena kedapatan membawa ratusan butir obat keras daftar G jenis tramadol dan eksimer yang diduga akan diedarkan di wilayah Kota Tangerang, Kamis malam 16 April 2026.

KAB. TANGERANG
Habiskan Rp13 Miliar, Begini Potret Hasil Penataan Rumah Nelayan Mauk yang Dulunya Kumuh

Habiskan Rp13 Miliar, Begini Potret Hasil Penataan Rumah Nelayan Mauk yang Dulunya Kumuh

Jumat, 17 April 2026 | 08:00

Kampung nelayan di Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang dulunya kumuh berubah drastis menjadi permukiman asri dan nyaman.

BANDARA
Musim Haji 2026, Garuda Indonesia Siagakan 15 Pesawat Jumbo dan Layanan Khusus Lansia

Musim Haji 2026, Garuda Indonesia Siagakan 15 Pesawat Jumbo dan Layanan Khusus Lansia

Rabu, 15 April 2026 | 21:10

Menjelang musim haji 1447 H/2026 M, maskapai Garuda Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk menerbangkan lebih dari 100 ribu jemaah ke Tanah Suci.

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill