Connect With Us

Pendaftar Layanan BPJS Membludak di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 3 Januari 2014 | 17:32

Pemohon BPJS Membludak (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Sejak diberlakukannya program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) secara Nasional pada 1 Januari 2014,  masyarakat Kota Tangerang langsung berbondong-bondong mendaftarkan dirinya di Kantor BPJS Cabang Tangerang, Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tangerang Herry Rachmanto mengatakan, sejak dibukanya pendaftaran, ratusan masyarakat se Tangerang Raya datang untuk mendaftar. Bahkan, per harinya bisa mencapai 500-600 orang.

"Yang daftar ini kebanyakan peserta umum yang sebelumnya belum terdaftar di Askes dan Jamkesmas. Terutama masyarakat yang sedang sakit, seperti ingin cuci darah atau dirawat di ruang ICU. Kan BPJS ini langsung bisa dipakai kalau sudah daftar dan bayar angsuran pertama," paparnya, Jumat (3/1).

Menurutnya, hingga Kamis (2/1) kemarin, ada sekitar 270 orang yang sudah terdaftar menjadi peserta BPJS. Meski banyak yang datang mendaftar, pihaknya membatasi pelayanan hingga pukul 14.00 WIB. "Kemarin kita batasi, karena terlalu banyak. Takutnya sampai malam. Jadi pengurusannya baru dilanjutkan hari ini," kata Herry.

Herry mengaku, banyaknya masyarakat yang mendaftar juga menyebabkan proses pendaftaran menjadi lamban. Pasalnya, loket pelayanan yang disediakan hanya 7 unit, sementara pihaknya harus melayani masyarakat dari Kota, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.
"Biasanya kita melayani tidak sampai 5 menit. Tapi karena kondisinya ramai, jadi masyarakat harus sabar. Bahkan sekarang kita layani sampai pukul 20.00 WIB," paparnya.

Dijelaskannya, bagi masyarakat umum yang ingin mendaftar BPJS, cukup membawa KTP dan KK dan mengisi formulir registrasi. Layanan kesehatan gratis BPJS terbagi tiga kelas, untuk kelas I angsurannya sebesar Rp 59.500 per kepala per bulan, kelas II Rp 42.500 per kepala per bulan dan kelas III Rp 25.500 per kepala per bulan.

"Layanan yang didapatkan sama, bisa mengcover semua penyakit. Hanya saja dirawat di kelas yang berbeda di rumah sakit tergantung daftar untuk kelas yang mana. Ada sekitar 35 rumah sakit di Tangerang Raya yang melayani peserta BPJS kesehatan," paparnya.

Salah satu warga Kota Tangerang, Alimi, 43, yang juga mendaftar BPJS sebagai peserta umum, mengeluhkan pelayanan yang lambat. "Saya sudah mengantri dari Jam 8, tapi belum dilayani juga. Harusnya loketnya ditambah yang banyak. Minggu-minggu pertama pasti banyak yang daftar, harusnya diantisipasi agar prosesnya tidak lambat," tukasnya.
SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

BANTEN
695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai

695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:52

Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah resmi beroperasi.

TANGSEL
Ramai Soal Jabatan Sekda Tangsel, Kadiskominfo Pastikan Sesuai Aturan

Ramai Soal Jabatan Sekda Tangsel, Kadiskominfo Pastikan Sesuai Aturan

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:23

Pemerintah Kota Tangerang Selatan angkat bicara soal simpang siur informasi terkait status masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) hingga ramai di tengah masyarakat

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill