Connect With Us

Sachrudin Pimpin Rapat PDAM, Dewan Pengawas Akui Kinerja Menurun

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 16 Januari 2014 | 14:50

Rano Karno, Arief R Wismansyah dan Sachrudin (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

  
TANGERANG-Menindaklanjuti buruknya kinerja PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang beberapa tahun terakhir dimana laporan keuangannya dinyatakan disclaimer oleh BPK Banten. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melakukan langkah-langkah strategis guna menyelamatkan BUMD tersebut.
 
"Kita segera melakukan langkah-langkah perbaikan PDAM Tirta Benteng. Langkah strategis ini dirasa perlu diambil agar pelayanan PDAM TB tidak terganggu," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat memimpin rapat koordinasi dengan Tim Evaluasi dan Badan Pengawas PDAM TB, Rabu (15/1) kemarin.
 
Langkah-langkah tersebut diawali dengan dibentuknya Tim Evaluasi BUMD yang terdiri dari beberapa SKPD terkait antara lain Plt Sekda, Asda II,  DPKD, Inspektorat, Bappeda, Dinas PU, Bagian Hukum dan Perekonomian.
 
“Tim Evaluasi BUMD ini bertugas membantu Wali Kota dalam mengevaluasi kinerja dan melakukan kajian strategis  terhadap PDAM, namun tidak akan mengambil alih tugas dan wewenang badan pengawas,” kata Sachrudin.
 
Badan Pengawas PDAM TB Ivan Yulianto yang didampingi badan pengawas lainya Jazuli Abdilah dan Dody Effendi melaporkan bahwa hingga saat ini PDAM terus mengalami penurunan kinerja. Adapun keuntungan yang diraih habis untuk membayar gaji pegawai dan sewa kendaraan. "Bisa mencapai Rp 200 juta hingga Rp 300 juta tiap bulannya." ujar Ivan.
 
Ivan menambahkan bahwa selama ini pihaknya sering mengundang Direktur Utama (Dirut) untuk rapat evaluasi. Namun, tidak pernah hadir, hanya diwakili pejabat setingkat Kabag.
 
Dirut pun dianggap tidak mengindahkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang direvisi Wali Kota yang saat itu dijabat Wahidin Halim. “Namun,dirut tetap mengajukan RKAP versi mereka sendiri. Termasuk sewa kendaraan dalam jangka waktu tiga tahun tanpa persetujuan pemilik perusahaan,” katanya.
 
OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill