Connect With Us

Lama, Penumpang Keluhkan Bus Lane Tangerang-Kalideres

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 23 Maret 2014 | 18:04

Bus Lane Tangerang-Kalideres (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Sejumlah penumpang mengeluhkan moda transportasi masal Bus Lane di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang. Pasalnya, jarak tunggu antar bus di termial terlalu lama.

"Ngetemnya lama banget, tiap bus bisa nunggu 30 sampai 45 menit. Ini lebih lama dari jarak tempuh ke tiap terminal. Kalau begini kan buang-buang waktu," ujar Lau'u, 58, Warga Kelurahan Poris, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (23/3).

Sementara penumpang lainnya, Nita Puspita, 25, mengatakan, bahwa fasilitas Bus Lane sudah bagus dan nyaman. Namun, karena jarak tunggu yang terlalu lama, jadi membuang waktu para penumpang, apa lagi saat jam kerja.

"Masyarakat kan naik Bus Lane supaya cepat sampai tujuan, karena Bus Lane hanya berhenti di halte khusus. Kalau bisa jarak tunggunya jangan terlalu lama, cukup 10-20 menit saja," papar warga Keroncong, Jatiuwung ini.

Pengawas Bus Lane Terminal Poris Plawad Robi Firman mengatakan, jarak tunggu bus telah diatur demikian untuk menyesuaikan jumlah bus yang beroperasi hanya 10 unit.
"Ya memang jumlah busnya sedikit. Jadi diatur jaraknya, hari Senin-Jumat 20 menit per bus. Kalau Sabtu-Minggu 30 menit," tukasnya.

Robi mengatakan, bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang sedang mewacanakan penambahan armada sebanyak 40 unit dari Kementerian Perhubungan. Selain itu juga penambahan jalur sampai Kebon Nanas.

"Penambahan ini karena melihat pertumbuhan penumpang yang sudah mencapai 500 orang per hari. Tapi belum tahu pastinya kapan armadanya tiba di Terminal Poris," paparnya.
 
NASIONAL
Atasi Banjir Kali Angke, Pemprov DKI dan Banten Sepakat Kelola Bendungan Polor

Atasi Banjir Kali Angke, Pemprov DKI dan Banten Sepakat Kelola Bendungan Polor

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:02

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Pemprov Banten sepakat mengelola Bendungan Polor Kali Angke untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Tangerang hingga Jakarta.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill