Connect With Us

Iskandar Sarankan Kota Tangerang Beli Tanah Buat Taman Kota

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 16 Mei 2014 | 19:13

Tangcity (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG-Hingga saat ini, Pemerintah Kota Tangerang masih kekurangan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Salah satu penyebabnya adalah kurangnya lahan untuk penghijauan karena telah dikuasai pengembang.

Untuk itu DPRD mendorong agar pemkot membeli lahan tersebut agar tagert 30 persen RTH bisa tercapai.
 "Banyak lahan yang tidak dapat dibangun RTH karena sudah dibangun para pengembang. Padahal itu masuk dalam zona Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Karenanya target 30 persen RTH dari luas wilayah kota belum tercapai," jelas Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PPP, Iskandar Zulkarnain, Jumat (16/5).
 
Untuk itu, dia menyarankan agar Pemkot membeli lahan tersebut dan dijadikan taman kota untuk kepentingan masyarakat. "Dibayar saja dengan dana APBD, sehingga bisa dibangun. Lahan milik pemerintah sendiri sudah terbatas," ujar Iskandar.
 
Anggota DPRD dari Fraksi PKS Hidayat juga meminta agar Pemkot memberikan pengetatan izin kepada pengembang yang hendak melakukan pembangunan. Harus dipastikan, pengembang tersebut bisa menyediakan RTH sesuai dengan kebijakan Perda RDTR.
 
"Kalau tidak sesuai RDTR, pemkot harus tegas dan konsisten memberikan sanki administrasi, perdata atau pidana," tukasnya.
 
Untuk diketahui, Kota Tangerang yang memiliki luas 188 Km persegi hanyak memiliki RTH seluas 11 persen atau sekitar 20,68 hektare. Sementara lahan pertanian yang bisa menunjang RTH hanya 5 persen atau sekitar 731 hektare, yang berupa tanaman padi dan sayuran. Lahan pertanian pun semakin berkurang karena alih fungsi lahan.

Kota Tangerang sebelumnya memiliki taman kota di dekat pasar Cikokol, tetapi taman tersebut pada beberapa tahun lalu dirubah oleh pusat perbelanjaan Tangerang City.
AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

KOTA TANGERANG
750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 17:54

Pengedar obat keras ilegal di wilayah Kota Tangerang, kembali dibekuk. Kali ini seorang pria berinisial AF, 26, ditangkap bersama ribuan butir obat jenis Tramadol dan Hexymer di area parkiran Wisma Griya Anggrek,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill