Connect With Us

Alat Medis RSUD Kota Tangerang Belum Ditera

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 23 Juni 2014 | 18:00

Menkes : 4.221 Orang Banten Terinveksi HIV/AIDS (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Alat medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang belum ditera atau dikalibrasi. Pemerintah Kota Tangerang menyatakan belum harus melakukan kalibrasi karena alat medis tersebut masih baru.

 “Kalau kita alatnya baru beli, biasanya alat medis itu ditera sekian tahun sekali. Yang melakukan tera itu kalau tidak salah BPOM RI,” kata Wali Kota Tangerang Arief usai menerima kunjungan kerja dari Menteri Kesehatan RI Nafsian Mboi, Senin (23/6).

 Sementara Menkes Nafsian Mboi saat ditanya soal kalibrasi alat medis RSUD Kota Tangerang mengaku dirinya tdiak berwenang melakukan hal tersebut. “Saya enggak ngurus kalibrasi, saya ngurus kesehatan,” katanya.
 
MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

BANTEN
PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

Senin, 13 Juli 2026 | 20:07

Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill