Connect With Us

Inflasi Tahunan Kota Tangerang Menurun Jelang Ramadhan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 26 Juni 2014 | 19:18

Dadi Budaeri (Rangga / TangerangNews)

 
TANGERANG-Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri mengatakan, inflasi tahunan kota secara umum mengalami penurunan dari 10.76 persen pada bulan sebelumnya menjadi 10.44 persen pada bulan Mei 2014 jelang Ramadhan.
 
“Penurunan inflasi tersebut dipicu oleh menurunnya harga bahan makanan atau volatile foods seperti beras, telur, daging ayam, cabai dan beberapa jenis makanan lainnya,” katanya.
 
Penurunan inflasi di kota Tangerang, lanjut Dadi, tentunya akan berpengaruh pada aktivitas perekonomian masyarakat yakni daya beli masyarakat akan stabil.
 
"Biasanya, kenaikan inflasi terjadi pada moment tertentu seperti menjelang bulan ramadhan, lebaran, natal dan tahun baru ataupun karena adanya kenaikan tarif dasar listrik dan kenaikan bahan bakar minyak," katanya.
 
Oleh karena itu, Dadi meminta kepada TPID kota Tangerang melakukan koordinasi penyelenggaraan pasar murah, pasar penyeimbang, operasi pasar dan kegiatan lainnya yang dapat mengatasi tekanan harga karena faktor musiman.
 
Selain itu, agar dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat secara intensif sehingga cadangan beras dalam posisi aman.
 
Sekda juga menambahkan, Pemerintah kota Tangerang akan terus meningkatkan sarana infrasrtuktur jalan yang mendukung terlaksananya perekonomian secara baik. "Apabila jalan bagus dan tidak rusak, otomatis pasukan bahan makanan ke Kota Tangerang akan jadi lancar," ujarnya.
 
Kepala Bagian Perekonomian Kota Tangerang Ayi Nuryadin mengatakan, pihaknya akan rutin melakukan koordinasi antar SKPD terkait dan evaluasi perkembangan tentang kondisi inflasi yang ada di kota Tangerang. Sehingga nantinya akan dijadikan laporan kepada pimpinan sebagai bahan untuk menentukan kebijakan yang akan dikeluarkan oleh Pemkot.
 
"Ketika ada moment hari besar, biasanya harga mengalami kenaikan. Maka itu, kita lakukan pemantauan secara rutin," tegasnya
 
 
KOTA TANGERANG
750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 17:54

Pengedar obat keras ilegal di wilayah Kota Tangerang, kembali dibekuk. Kali ini seorang pria berinisial AF, 26, ditangkap bersama ribuan butir obat jenis Tramadol dan Hexymer di area parkiran Wisma Griya Anggrek,

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya,

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill