Connect With Us

Distribusi Buku Kurikulum 2013 Bermasalah

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 10 Agustus 2014 | 17:21

Distribusi Buku Kurikulum 2013 Bermasalah (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
 
 
TANGERANG-Pendistribusian buku pelajaran kurikulum 2013 ke sekolah yang ada  di Kota Tangerang mengalami masalah. Hal tersebut karena adanya proses lelang di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang belum selesai. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang  Masyati mengatakan,  bahwa distribusi buku -buku kurikulum 2013 hingga saat ini belum tuntas sampai ke sekolah -sekolah. "Sesuai arahan, untuk pengadaan buku itu kan harus lewat lelang, nah itu bisa tender dari pusat atau pemkot. Kita ambilnya dari pemerintah pusat yang melelang, tapi sampai saat ini, belum ada kabar lagi," katanya, Minggu (10/8).

 Untuk menyiasati belum tersedianya buku kurikulum baru bagi siswa, pihaknya pun menggunakan buku-buku dengan kurikulum lama. "Saat ini kita menyesuaikan dengan yang ada dengan menggunakan dana BOS," tambah Masyati.

 Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Luthfi  mengatakan,  distribusi buku tersebut baru mencapai dibawah lima persen atau baru di tiga sekolah, yakni SMP Negeri 16 dan 13 serta satu sekolah swasta. Sementara untuk SMA justru sama sekali belum terdistribusi. Di kota Tangerang sendiri ada 24 sekolah negeri tingkat SMP dan 24 Sekolah Negeri tingkat SMA dan SMK.
 "Saat ini baru tiga sekolah yang dapat buku Kurikulum 2013, dan itu masih jauh dari cukup," katanya.

 Luthfi mengatakan, seharusnya persoalan distribusi buku tersebut sudah rampung pada tahun ajaran baru bulan Juli lalu. Namun dari kementerian belum mengirimkan buku pelajaran untuk siswa tersebut. " Seharusnya dari pas anak -anak masuk sekolah sudah selesai, tapi ternyata diundur," keluhnya.

 Luthfi menambahkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pendidikan menjanjikan pendistribusian buku -buku pelajaran akan rampung pada tanggal 15 Agustus 2014 mendatang.

 “Penundaan akibat adanya proses lelang ulang terhadap pengadaan buku pelajaran, tapi kita tidak tahu sebab terjadinya lelang ulang. Hal ini jelas menghambat siswa -siswa menerima buku pelajaran,” paparnya.
 
PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

NASIONAL
KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:44

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill