Connect With Us

Proses Seleksi Dirut PDAM Dikritik

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 15 Agustus 2014 | 17:03

Logo PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Proses seleksi Direktur PDAM TB mendapat kritikan dari aktifis mahasiswa Kota Tangerang. Pasalnya, proses tersebut dinilai melanggar aturan.
 
Himpunan Mahasiswa Islam - Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Tangerang Raya Faridal Arkam Maschus mengatakan, berdasarkan kajiannnya proses seleksi yang dilakukan tim seleksi tidak dilakukan oleh konsultan independen yang profesional, padahal ini posisi penting dan strategis.
 
“Selain itu, jadwal waktu pendaftaran yang sangat sempit, yaitu hanya 2 hari kerja tanggal 14 dan 15 Agustus, sedangkan pada tanggal 16 Agustus adalah hari sabtu libur. Sangat tidak masuk akal dalam waktu 2 hari bisa merekrut para profesional yang mumpuni dan berpengalaman menjadi direktur utama perusahaan air minum, apalagi harus memenuhi kelengkapan persyaratan administratif dan lain-lain,” katanya, Jumat (15/8).
 
Mahasiswa Universitas Umhammadiyah Tangerang ini menilai ada rekayasa hanya untuk menggolkan calon titipan tertentu yang bukan dari kalangan profesional.  Dalam Perda no 11/2009 tentang organ kepegawaian PDAM dijelaskan bahwa proses pengangkatan direksi harus dilakukan melalui uji kepatutan dan kelayakan atau fit and propher test oleh tim ahli.
 
“Sedangkan ada dalam proses rekruitmen itu tidak ada,” Ujar Faridal.
 
 
SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel

Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel

Kamis, 5 Februari 2026 | 09:42

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill