Connect With Us

Nasrudin Sempat Habiskan Waktu Bersama Istri

| Senin, 14 September 2009 | 17:01

TANGERANGNEWS-Sri Murtati, istri Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, hadir sebagai saksi dalam sidang lima eksekutor yang menghabisi nyawa suaminya. Ia menceritakan hubungannya dengan Nasrudin menjelang ajal. Pertemuan terakhirnya dengan Nasrudin berlangsung di kediamannya Jalan Wijaya Kusuma Jatibening I, Pondok Gede, Bekasi, pada 9 Maret 2009. Keduanya menghabiskan waktu bersama selama tiga jam. "Kami membicarakan keluarga dan kebutuhan anak yang hendak memasuki kuliah," ujar Sri di PN Tangerang, Senin (14/09) siang. Pada 13 Maret, Sri juga sempat berkomunikasi dengan Nasrudin melalui telepon. Kala itu, Sri menagih janji Nasrudin untuk membelikan mobil anak mereka. Nasrudin setuju dan meminta Sri membantu anaknya membuat SIM. Pada 14 Maret pukul 09.00, Sri pun menemani anaknya ke kantor polisi untuk membuat SIM. Saat di kantor polisi, beberapa jam sebelum kematiannya, Nasrudin, menelepon anaknya menanyakan soal pembuatan SIM. Baru malam harinya ia mendapat kabar suaminya tertembak dan dirawat di RS Mayapada Tangerang. Ia pun bergegas ke rumah sakit sebelum dipindah ke RS Gatot Subroto. "Saya belum pernah melihat luka seperti itu, tubuhnya bengkak semua," ujarnya. Sejak 1999, Sri dan Nasrudin memang tak tinggal serumah lagi. Nasrudin memilih tinggal dengan istri keduanya, Irawati Arienda, di Tangerang. Namun, pasangan yang menikah pada 23 Desember 1990 di Ujung Pandang, itu masih menjalin komunikasi. Sementara mengenai Rani Juliani, Sri mengatakan, baru mendengarnya melalui media usai kematian suaminya. Sebanyak lima eksekutor terlibat dalam pembunuhan ini. Mereka adalah Edo, Daniel, Fransiskus, Hendrikus dan Heri Santosa. Edo berperan sebagai pemberi order, Hendrikus sebagai penerima order, Fransiskus sebagai pemantau keadaan saat penembakan serta observasi kegiatan korban, Daniel sebagai penembak, dan Heri sebagai pengendara sepeda motor penembak. Kasus pembunuhan ini juga menyeret sejumlah nama pejabat seperti Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif Antasari Azhar, mantan Kapolres Jakarta Selatan Williardi Wizar, dan dua pengusaha papan atas yaitu Sigid Haryo Wibisono, dan Jerry Hermawan. Nasrudin ditembak usai bermain golf di Padang Golf Modernland, Cikokol, Tangerang, sekitar pukul 14.00, Sabtu 14 Maret 2009. Ia tewas 22 jam kemudian dengan dua peluru bersarang di kepalanya. (Rangga)
KAB. TANGERANG
Salat Id di Al Amjad Lancar, PLN UP3 Cikupa Jaga Listrik Tetap Andal

Salat Id di Al Amjad Lancar, PLN UP3 Cikupa Jaga Listrik Tetap Andal

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:57

Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Agung Al Amjad, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 21 Maret 2026, berlangsung tertib dan lancar

BISNIS
Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:21

Layanan kantor cabang Bank Mandiri dan BCA masih tutup selama periode libur Lebaran 2026 dan baru akan kembali beroperasi normal pada 25 Maret 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill