Connect With Us

Harga elpiji 12 Kg Melonjak, Hiswana Migas Diharapkan Beri Data

Wahyu | Jumat, 12 September 2014 | 16:15

Sidak Gas Elpiji di Carrefour Cikokol, Kota Tangerang. Pada pusat perbelanjaan itu ditemukan regulator yang diduga tidak berstandar Nasional. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Dinas Perindustrian, Perdagangan dan  Koperasi (Disperindagkop) Kota Tangerang berharap kepada komponen yang terkait dengan gas elpiji, seperti Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) turut membantu mengkontrol dan mengawasi kenaikan harga elpiji 12 Kg.

Kabid Perdagangan Disperindagkop Kota Tangerang Sudadi mengatakan, kenaikan elpiji 12 Kg secara otomatis akan mempengaruhi elpiji 3 Kg karena yang 3 Kg lebih murah.

“Bahkan barang bersubsidi rentan disalah gunakan pemakaiannya seperti di oplos atau disutikan dari 3 Kg menjadi 12 Kg. Yang sudah pernah terjadi di Ciledug beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Dengan begitu, yang akan dituntungkan hanya segelintir orang. Tetapi  yang dirugikan masyarakat. Sudadi mengatakan, kepada Koordinator Wilayah Kota Tangerang Hiswana Migas, yakni  Wahyudin agar segera memberikan data alokasi penggunaan elpiji 3 Kg untuk 2014.

“Karena khawatir seperti BBM ( bahan bakar minyak) yang tiba tiba kuota nya sudah habis. Maka segera menyerahkan data tersebut agar Disperindagkop dapat mengetahui sisa kuotanya,” terangnya. Sementara itu, Wahyudin mengatakan,  pihaknya akan segera menyampaikan harapan tersebut ke DPC Hiswana Migas untuk ditindak lanjuti. “Kami siap untuk terbuka dengan pemerintah,” tuturnya.
 
BISNIS
Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Minggu, 1 Februari 2026 | 16:07

Membuka gerai ritel modern seperti Alfamart merupakan investasi yang menjanjikan, namun tetap memerlukan perencanaan modal yang matang.

OPINI
Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34

Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill