Connect With Us

Meski dijaga Polisi, Warga Tangerang Sweeping Pasar Induk Tanah Tinggi

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 16 September 2014 | 18:58

Massa Melakukan Sweeping di Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang pasca bentrok yang mengakibatkan satu orang tewas. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Meski telah dijaga petugas kepolisian, ratusan warga Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang tetap melakukan sweeping ke Pasar Induk Tanah Tinggi, pasca bentrokan antar kelompok yang menewaskan satu warga setempat, Selasa (16/9) sore.

 Dalam sweeping yang dikawal oleh aparat kepolisian Polres Metro Tangerang tersebut, warga masuk ke pasar dan memeriksa posko keamanan terpadu yang dijadikan markas oleh salah satu kelompok masa berkulit hitam yang kerap menagih uang parkir dan keamanan.

Ketika digeruduk, Posko tersebut dalam keadaan sepi dan terkunci. Akhirnya salah satu warga mendobraknya. Di dalam posko, warga menemukan empat buah senjata tajam berupa samurai dan golok. Sajam tersebut langsung diamankan apara Kepolisian.

 Selanjutnya salah satu perwakilan warga melakukan dialog dengan pengelola Pasar Tanah Tinggi. Dari hasil dialog tersebut, disepakati agar satu kelompok masa yang melakukan pengeroyokan terhadap salah satu warga Tanah Tinggi yakni Syaiful Annur alias Ipunk hingga tewas agar dibubarkan.

 “Disepakati agar kelompok mereka tidak boleh lagi ada disini. Kita hanya mendapat keamanan dari PT Total Security yang selama ini menjadi keamanan resmi di Pasar Tanah Tinggi. Seluruh perawatan korban ditanggung oleh pihak pengelola pasar,” jelas perwakilan warga, Ibnu Jandi.

 Pihaknya juga menuntut agar polisi mengusut tuntas pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan hingga tewas korban Ipunk. “Pelaku sudah ditahan, dan polisi harus mengusut kasus ini sampai tuntas,” tukas Jandi salah seorang  kerabat korban.

 Usai mendapat kesepakatan tersebut, selanjutnya ratusan warga membubarkan diri dengan tertib. Semenyara petugas kepolisian masih berjaga di lokasi.
 
TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill