Connect With Us

Festival Al Azhom Ke -3 Ada Wisata Kuliner Halal

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 Oktober 2014 | 18:07

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah,saat membuka Festival Al Azhom ke 3 di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Kamis (23/10). (rang / TangerangNews)

 
TANGERANG-Festival Al Azhom kembali digelar untuk yang ke tiga kalinya oleh di lingkungan masjid Al Azhom. Ada yang baru dalam festival seni dan budaya islam ini, yakni Wisata Kuliner Halal.
 
Ketua DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tangerang Obrun Jamil selaku penanggung jawab acara mengatakan, acara ini merupakan agenda tahunan yang dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti pentas seni, pesta rakyat, pelatihan pembacaan kitab kuning dan tabliq akbar.
 
“Even ini digelar untuk menarik minat para remaja muslim untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan tersebut, karena saat ini para remaja kurang tertarik pada kegiatan keagamaan,” katanya.
 
Selain kegiatan perlombaan, tahun ini pihaknya menampilkan Wisata Kuliner Halal dimana disediakan berbagai makanan sehat. Khusus even kuliner ini baru diadakan tahun ini. Para pedagang makanan yang dihadirkan juga sudah melalui seleksi panitia.
 
“Karena kosepnya makanan halal, harus terbebas dari bahan-bahan yang tidak boleh dikunsumsi muslim. Ada tiga jenis makanan yang kita tolak karena berpotensi tidak halal. Seluruhnya ada 30 stand makanan yang tersedia,” jelasnya.
 
Wali Kota Tangerang, H Arief R Wismansyah mengharapkan agar pagelaran Festival Al Azhom bisa membangkitkan kekuatan ekonomi masyarakat muslim Tangerang.
 
"Semoga ini bisa menjadi sarana informasi dan syiar akan budaya muslim Tangerang," Ujar Walikota saat membuka Festival Al Azhom ke 3 di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Kamis (23/10).
 
Arief menambahkan, Festival Al Azhom yang diadakan untuk memperingati 1 Muharam diharapkan juga bisa meningkatkan kreatifitas serta daya saing masyarakat Kota Tangerang. Mengingat terbukanya peluang bagi produk-produk lokal untuk unjuk gigi pada festival tahunan tersebut.
 
"Mudah-mudahan pagelaran tersebut juga bisa menambah khazanah masyarakat islam di Tangerang," Imbuhnya.
 
Selain itu, Arief juga mengharapkan pameran buku islam yang juga menjadi bagian dari festival Al Azhom bisa meningkatkan minat baca masyarakat Tangerang.
 
Wali Kota juga berpesan agar Festival Al Azhom bisa dimaknai sebagai harmonisasi budaya Kota Tangerang yang sangat heterogen.
 
Selanjutnya, dalam rangka meningkatkan daya saing usaha kecil di Kota Tangerang, Walikota juga akan membangun laboratorium sertifikasi halal di Kantor MUI Kota Tangerang.
 
"Sehingga pengusaha tidak perlu jauh-jauh pergi ke Serang," pungkasnya.
 
 
KOTA TANGERANG
Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Senin, 2 November 2026 | 18:01

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah jemput bola dengan membagikan kupon lapak relokasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill