Connect With Us

RS Kusta di Tangerang Diminta Pindah

| Jumat, 25 September 2009 | 20:14

TANGERANGNEWS--Pemkot Tangerang mengharapkan RS Kusta Sitanala dan lima lembaga pemasyarakatan (lapas) yang ada di wilayah Kota Tangerang dapat dipindahkan dari lokasi saat ini. Alasannya, kini Kota Tangerang sedang berbenah untuk menjadi kota besar. Penolakan itu dilakukan disaat RS Kusta Sitanala digagas Pemerintah Pusat untuk dipersiapkan menjadi rumah sakit rujukan nasional membackup Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di DKI Jakarta yang dianggap sudah tak dapat membendung pasiennya. Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kota Tangerang Ahsan Annahar membenarkan keinginan Pemkot Tangerang itu. "Pemkot Tangerang saat ini sedang berkembang dan bukan kota kecil lagi. Sudah tidak tepat lagi lagi apabila menjadi sentralisasi penderita kusta. Apalagi jumlah pasiennya sudah tidak banyak lagi," ujar Ahsan, kemarin. Dirinya menjelaskan pihaknya sedang melakukan penataan kota agar lebih tertib dan indah, terutama di wilayah yang berdekatan dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Berdasarkan kajian Pemkot Tangerang RS Kusta Sitanala akan lebih baik dijadikan RS Haji karena lokasinya yang berada dipinggir bandara. Saat ditanya ada rumors akan dijadikan pusat perbelanjaan sebagaimana yang saat ini terjadi di Pasar Cikokol, Ahsan membantahnya. " Tidak benar itu. Kita maunya sih akan membangun RS Haji. Seperti diketahui kan saat ini pasien di sana sudah jauh berkurang," ungkapnya. Lalu akan dipindahkan ke mana RS Kusta Sitanala jika pergi dari Kota Tangerang. Ahsan mengatakan, soal itu pihaknya belum mengetahui akan dipindahkan kemana. Sebab proses penjajakan dengan pemilik lahan seluas 56 hektare itu yakni Departemen Kesehatan belum ada. " Kami hanya mengusulkan berdasarkan proses pendataan Kota Tangerag tentang area yang ada didekat bandara," tegasnya. Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine yang mengatakan, salah satu langkah yang efektif memindahkan LP dan RS Sitanala adalah dengan cara ruislag. Ruislag ini dapat dilakukan setelah sebelumnya dibentuk tim untuk mempelajari langkah-langkah yang dapat diambil “Sudah tidak tepat lagi memang kalau RS Sitanala dan gedung LP ada di dalam Kota Tangerang. Ada beberapa aspek yang merugikan dalam perkembangan Kota Tangerang. Apalagi, LP dan RS Sitanala berada di jantung Kota Tangerang. Harusnya lokasi itu ditempatkan perkantoran ataupun pusat bisnis untuk mendongkrak nilai ekonomis Kota Tangerang,” ujar Herry Rumawatine. Menurut Herry, bila dilihat dari sisi sosial masyarakat dalam memaknai penyakit kusta. RS Sitanala harus dipindahkan guna menghindari negatif efek yang tercipta dalam pikiran masyarakat karena penyakitnya. Termasuk juga dengan image seramnya lokasi lembaga pemasyarakatan. “Harusnya dicarikan lahan yang memang jauh dari Kota Tangerang. Dengan begitu, rasa seram penyakit kusta bisa hilang di Kota Tangerang. Pandangan di mata masyarakat bahwa penyakit kusta adalah penyakit menular,” kata Herry. Kepala Instalasi Rawat Jalan Kusta RS Kusta Sitanala dr Amirul Sumabrata saat dimintai komentarnya mengatakan, jumlah pasien rawat jalan di RS Kusta Sitanala setiap bulannya 800-1000 orang. " Siapa yang bilang tidak ada pasien di sini. Ada data tidak mereka, yang rawat inap saja masih ada 100 orang. Kalaupun tidak ada pasien kusta kita juga membuka praktek umum, artinya yang dirawat di sini tidak hanya mereka yang kusta," ujarnya. Dirinya, kata dia, adalah penggagas agar RS Kusta Sitanala bisa menjadi RS rujukan membantu RSCM yang sudah jelas kurang lahan. "Saya sih setuju jika dijadikan RS Haji. Tetapi aneh saja, kan sudah banyak RS haji yabg kurang justru seperti RSCM. Kalau seperti RSCM kan haji juga bisa dirawata," jelasnya. Dokter yang biasa dipanggil Gustaf itu mengatakan, jangan segalanya dipelintir. Dirinya mengkhawatirkan ada versi lain karena begitu ngototnya Kota Tangerang menolak RS Kusta Sitanala. (dira).
KOTA TANGERANG
Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota resmi memberlakukan skema rekayasa lalu lintas di empat ruas jalan utama mulai Senin, 10 Agustus 2026.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

TANGSEL
Pelajar Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terhenti

Pelajar Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terhenti

Senin, 10 Agustus 2026 | 18:57

Seorang pelajar tingkat SMA tewas seketika setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) rute Tanah Abang–Parung Panjang di Stasiun Jurangmangu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin sore 10 Agustus 2026.

HIBURAN
Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:30

Yamaha Indonesia menggelar giveaway berhadiah satu unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dalam rangka menyambut momen kembali ke sekolah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill