Connect With Us

Wahyudin Pimpim Koperasi PWI Kota Tangerang

Wahyu | Kamis, 25 Desember 2014 | 09:02

Wahyudin Pimpim Koperasi PWI Kota Tangerang (Wahyu / TangerangNews)

TANGERANG-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang menggelar pemilihan ketua koperasi yang baru, pasca ditinggalkan ketuanya yang lama karena mengundurkan diri. Pelaksanaan pemilihan digelar di Rumah Makan Kawalli Babakan, Kota Tangerang pada Rabu (24/12).  Unggul dalam suara terbanyak adalah Wahyudin seorang reporter TangerangNews.com dengan selisih satu suara dari pesaingnya Jojo Sudiro wartawan Satelitnews.

Ketua PWI Kota Tangerang Agus Lasmita Karya mengatakan, pemilihan ketua organisasi bisnis atau koperasi tersebut dilakukan lantaran adanya pengunduran diri ketua lama, Helmi Halim dari Koran Tangerang Raya.  “Dari total 23 suara, Wahyudin unggul satu suara dari Jojo. Sehingga Wahyudin berhak mendapat kepercayaan memimpin Koperasi kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agus mengatakan, terpilihnya Wahyudin menjadi Ketua Koperasi PWI yang meneruskan dari Helmi Halim periode 2012-2015 sudah sah. Adapun harapan Agus agar Wahyudin dapat bekerja secara profesional untuk mensejahterahkan anggotanya. “Sejahterakan anggota,” ujarnya.
 
Selain menggelar pemilihan ketua koperasi, PWI Kota Tangerang juga meminta laporan dari kegiatan rapat kerja di Villa Ronatama Cisarua Bogor beberapa minggu yang lalu, kegiatan olahraga Futsal di Kejuaraan Sinarmas BSD dan Konferensi Kerja di puncak tahun 2012.
 
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill