Connect With Us

Libur Tahun Baru 2015, Pegawai yang Bolos Dipotong Gaji

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 2 Januari 2015 | 17:28

Sachrudin (Istimewa / TangerangNews)

 
TANGERANG-Pemkot Tangerang mengancam akan memotong gaji pegawai yang tidak hadir saat hari pertama kerja pasca libur Tahun Baru 2015. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Sachrudin sesaat setelah memimpin apel pagi di halaman Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (02/01).
 
"Yang tidak ikut apel, Pemkot akan memotong gaji sebesar 1 persen. Tahun baru baru harus kerja dengan semangat dan suasana baru," katanya.
 
Sachrudin menambahkan, sebagai seorang aparat, PNS harus bisa mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Dan untuk itu PNS harus siap memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakatnya. Selain itu, dia juga mengharapkan agar semua aparat pemkot Tangerang untuk terus saling menjalin komunikasi dan rekan kerjanya masing-masing.
 
"Hal ini diperlukan karena mengabdi sebagai pegawai pemerintah harus bisa bekerja secara tim. Jangan pernah merasa yang paling bagus," ujarnya.
 
Dia juga juga menghimbau kepada seluruh jajarannya untuk siap siaga menghadapi bencana banjir. Mengingat curah hujan yang sangat tinggi di Kota Tangerang dalan beberapa minggu terakhir. Untuk itu diperlukan kerjasama semua pihak untuk menghadapi kemungkinan bencanan banjir termasuk masyarakat.
 
"Terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga masyarakatnya sendiri juga faham," Pungkasnya.
 
Sementara Kepala BKPP Kota Tangerang M Noor menyatakan, bahwa saat hari pertama kerja tahun 2015 pihaknya langsung melakukan monitoring kehadiran pegawai di Setiap SKPD. Namun dia belum mengetahui jumlah kerhadiran pegawai hari ini.

"Belum dapat jumlahnya. Tapi kita sudah monitoring, setelah apel pagi tadi," jelasnya.
 
Menurutnya, pegawai diharuskan masuk hari ini, meski diantara dua hari libur. Mereka pun sudah dihimbau tekait sanksi jika tidak hadir. "Sudah kita himbau, tidak ada hari kejepit, jadi hari ini harus masuk dan ikut apel," paparnya.
 
 
BANTEN
Rawan Jadi Alat Konsumsi Narkoba, Andra Soni Dukung Larangan Vape

Rawan Jadi Alat Konsumsi Narkoba, Andra Soni Dukung Larangan Vape

Rabu, 8 April 2026 | 20:21

Gubernur Banten Andra Soni mengaku setuju atas usulan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto yang melarang peredaran vape di Indonesia.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill