Connect With Us

Penjaga Konter Ponsel Ditikam Rampok

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 4 Februari 2015 | 18:11

Ilustrasi Pisau (TangerangNews / TangerangNews)

TANGERANG-Suharyono,26, seorang penjaga konter ponsel Happy Handpone Shop, di Jalan HOS Cokroaminoto, RT 1/9, Kelurahan Larangan Indah, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang ditikam rampok, Rabu (4/2). Pelaku yang berjumlah satu orang, itu pun berhasil membawa kabur dengan membawa uang tunai Rp9,5 juta  serta tiga unit ponsel dari dalam toko tersebut. 

Peristiwa itu bermula ketika korban akan membuka konter ponsel milik Sartono akan membuka usahanya itu. Begitu akan membuka rolling door tiba-tiba ada seorang laki-laki tak dikenal menghampirinya. Pria dengan perawakan tinggi dan kurus itu menyatakan, bahwa dia adalah salah satu karyawan toko yang kenal dengan si pemilik.
 
Tanpa ada rasa curiga Suharyono membuka pintu toko dan mempersilahkan korban masuk. Namun tiba-tiba saja, pelaku langsung menusukan pisau kecil ke arah pinggang Suharyono hingga dia terjatuh ke lantai. Korban sempat sempat bangkit, namun kembali ditikam dua kali di bagian punggung.
 
Setelah korban tersungkur, pelaku langsung menggasak uang hasil penjualan dan tiga unit ponsel.
Kemudian dia melariakn diri. Sementara korban ditolong Kepala Toko, Rudi Marsono, yang datang beberapa saat setelah kejadian. Dia pun membawa korban ke RS Sari Asih Ciledug.
 
Kanit Reskrim Polsek Ciledug AKP Afendi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya mendapat mendapat laporan dari kepala toko yang melihat korban sudah tergeletak berisimbah darah di dalam toko.
 
“Kami langsung ke lokasi untuk melakukan TKP dan memeriksa saksi-saksi. Kerugian yang yang dialami toko tersebut adalah uang tunai senilai Rp9,5 juta,” ujarnya.
 
Pihaknya menghimbau agar masyarakat bisa meningkatkan kesadaran keamanan di lingkungan-nya. “Juga perduli dan memiliki daya cegah terhadap setiap gangguan Kamtibmas di lingkungan-nya,” jelas Afendi.
 
BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BANTEN
 Tembus 7 Ribu Orang, Banten Peringkat Kedua PHK Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2026

Tembus 7 Ribu Orang, Banten Peringkat Kedua PHK Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:37

Provinsi Banten menjadi wilayah dengan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang cukup memprihatinkan sepanjang Januari hingga September 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill