Connect With Us

PBB dan NJOP Dihapus, Kota Tangerang Akan Kehilangan PAD Rp300 miliar

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 6 Februari 2015 | 17:02

Arief R Wismansyah (ARW) (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang terancam kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp300 Miliar bila rencana penghapusan pajak bumi dan bangunan (PBB) dan nilai jual objek pajak (NJOP) jadi direalisasikan oleh Pemerintah Pusat.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Tangerang mengatakan, PBB telah menjadi pemasukan utama bagi Kota Tangerang dengan potensi sebesar Rp300 Miliar setiap tahunnya.

Jika PBB dan NJOP dihapuskan, maka Pemkot meminta agar Pemerintah Pusat membantu dengan penambahan dari dana lainnya seperti halnya Dana Alokasi Umum (DAU).

"Jika tidak, maka akan sangat repot dan menjadi kehilangan pendapatan bagi Kota Tangerang," kata Arief, Jumat (6/4).

Ia juga menambahkan, bila Pemkot Tangerang kemungkinan akan menaikan pajak NJOP  dengan nilai disesuaikan harga pasar. "Kenaikannya relatif sesuai harga pasar," paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pajak Daerah dan Pendapatan Lain DPKAD Kota Tangerang M. Arfan mengatakan, target pajak daerah Kota Tangerang tahun 2015 yakni Rp1.066.350.000.000.

"Nilai tersebut meningkat 13 persen dibandingkan tahun 2014 yang hanya Rp949.500.000.000 namun terealisasi Rp1.055.000.000.000," katanya.

Sementara itu, untuk rincian target pajak daerah pada 2015 yakni pajak hotel sebesar Rp33.400.000.000, restoran Rp179.300.000.000, hiburan Rp19.500.000.000.

Pajak reklame Rp 28.000.000.000, PJU Rp144.800.000.000, parkir swasta Rp46.000.000.000, air tanah Rp 5.500.000.000, BPHTB Rp290.850.000.000 serta PBB Rp319.000.000.000.

Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan mengatakan, akan membebaskan PBB mulai tahun 2016 bagi rumah sederhana, tempat ibadah dan bangunan sosial lainnya. Selain itu, Ferry juga mengatakan akan menghilangkan NJOP dalam rangka upaya antisipasi kapitalisasi harga tanah.
 
 
BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill