Connect With Us

12.701 Warga Tangerang Masih Mengungsi

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 11 Februari 2015 | 19:00

Sachrudin (Istimewa / TangerangNews)

 TANGERANG-Banjir masih merendam setidaknya di lima Kecamatan yang ada  di Kota Tangerang. Hal ini terjadi karena masih tingginya debit air kiriman dari Bogor yang masuk ke kali di Kota Tangerang.

Sampai saat ini pun, terdata 12.701 warga warga masih mengungsi di sejumlah tempat seperti sekolah, masjid, bahkan tempat pemotongan hewan.

 Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Rahmat Hendra mengatakan, titik banjir masih sama seperti sebelumnya.  Meski hujan sudah berhenti sejak kemarin malam. Namun, banjir belum surut karena air kiriman dari Bogor masih deras. “Kali Angke dan Kali Sabi yang melintasi lima kecamatan  tersebut masih meluap. Masih ada 12.701 warga yang mengungsi,” katanya, Rabu (11/2).

Rahmat menjelaskan, untuk Perumahan Total Persada, ketinggian air sempat surut 30 centimeter pada pagi hari. Namun menjelang siang, air kembali naik melewati bibir tanggul. “Jadi sekarang naik lagi se-atap rumah, ketinggian masih 3 meter,” katanya.

 Perumahan Ciledug Indah I dan II pun masih banjir sekitar 1 meter lebih. Namun, air yang merendam Jalan KH Hasyim Asari di depan perumahan tersebut, sudah surut. “Jalan sudah bisa dilalui, sekarang sekitar 30-40 centimeter,” katanya.

 Hendra mengaku,  seluruh logistik seperti mie instan dan beras. Selain itu, ratusan personil BPBD juga masih disiagakan di lokasi bajir untuk membantu para korban. Untuk diketahui, titik di lima Kecamatan Kota Tangerang yang terendam banjir diantaranya Perumahan Total Persada, Purati, Periuk Damai, Periuk Jaya, Pondok Arum, Candulan, Pinang Griya, Ciledug Indah 1 dan 2, Komplek DDN, Wisma Tajur, Puri Kartika serta Taman Elang.

Banjir di wilayah Barat disebabkan oleh meluapnya Kali Sabi, sedangkan banjir di wilayah Timur disebabkan Kali Angke. Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, kendati sudah mengalami surut, lima kecamatan di Kota Tangerang  masih terendam banjir. Ketinggian air masih ada yang mencapai lebih dari dua meter pada titik terdalam.

"Ada lima kecamatan yang terendam parah hingga saat ini. Kecamatan itu yakni  Periuk, Cipondoh, Pinang, Ciledug dan Karawaci," kata Sachrudin.
 
 
KOTA TANGERANG
Cegah Salah Jurusan Karir, BINUS @Alam Sutera Hadirkan Ekosistem Pembelajaran AI dan Pengalaman Industri

Cegah Salah Jurusan Karir, BINUS @Alam Sutera Hadirkan Ekosistem Pembelajaran AI dan Pengalaman Industri

Senin, 22 Juni 2026 | 20:34

Perubahan lanskap dunia kerja yang bergerak cepat kini menjadi tantangan besar bagi orang tua dan calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi.

BISNIS
Ladang Cuan Baru, Anak Muda Tangerang Didorong Manfaatkan Affiliate Marketing

Ladang Cuan Baru, Anak Muda Tangerang Didorong Manfaatkan Affiliate Marketing

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Pesatnya pertumbuhan ekosistem ekonomi digital di Indonesia membuka lebar keran peluang baru bagi masyarakat untuk mendulang penghasilan.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill