Connect With Us

Kepsek SDN 3 Pabuaran Tumpeng Dilaporkan Cabuli Murid

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 18 Juni 2015 | 19:49

ilustrasi pemerkosaan (kompas / kompas)


TANGERANG-Sejumlah orang tua murid SDN 3 Pabuaran Tumpeng, Kota Tangerang, mendatangi Polres Metro Tangerang, Kamis (18/6). Mereka hendak melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan kepala sekolah setempat terhadap anak mereka.

Salah satu orang tua siswa, Hasanudin mengatakan, peristiwa dugaan pencabulan ini terjadi beberapa bulan lalu. Ada sekitar 12 anak yang menjadi korban, diantaranya 5 siswa laki dan 7 siswi. Mereka mengaku, perbuatan tersebut dilakukan oleh Kepsek SDN 3 Pabuaran Tumpeng  bernama Triyono.

"Jadi anak-anak ini dipanggil ke oleh Kepsek ruang kantornya. Dia menuduh siswa berbuat cabul terhadap teman lawan jenisnya. Kemudian mereka dipaksa mengaku atau diancam akan di laporkan ke polisi," katanya.

Karena takut, anak-anak terpaksa mengaku. Lalu mereka diminta menuruti kemauan Kepsek tersebut.

"Anak-anak disuruh membuka celananya dan menunjukkan kemaluannya. Yang jadi korban siswa siswi kelas 3, 4, 5 dan 6," kata Hasanudin.

Sejauh ini ada 12 orang tua siswa yang mengaku anaknya menjadi korban tindakan seronok oknum kepala sekolah tersebut.

Para orang tua siswa sempat mendatangi sekolah untuk meminta pertanggung jawaban. Namun tidak ada satupun pihak sekolah yang menemui mereka.

Akhirnya mereka mendatangi SPK Polres Metro Tangerang untuk membuat laporan. Namun, karena laporan mereka kurang lengkap, akhirnya polisi menolaknya. "Kita diminta lengkapi bukti laporan dulu. Rencananya besok akan kembali lagi ke Polres," kata Hasanudin.

Sementara Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo belum mengetahui kedatangan para orang tua siswa SDN 3 Pabuaran Tumpeng yang hendak membuat laporan di Polres namun ditolak. Dia menyatakan, bahwa laporan ada mekanisme dan syaratnya.

 

"Kalau tidak lengkap memang bisa kita tolak kalau buktinya tidak lengkap. Tapi kalau sudah lengkap pasti kita tangani," jelasnya.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BISNIS
GIIAS 2026 Dibuka Besok di ICE BSD, Cek Harga Tiket, Akses Jalan dan Titik Parkir

GIIAS 2026 Dibuka Besok di ICE BSD, Cek Harga Tiket, Akses Jalan dan Titik Parkir

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:02

Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kembali hadir di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang, pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill