Connect With Us

Kota Tangerang Macet karena Perbaikan Jalan, Ini titiknya

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 14 September 2015 | 18:59

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tengah membangun sejumlah infrastruktur jalan dalam rangka peningkatan sarana dan prasarana. Hal itu pun akan berdampak pada kemacetan lalu lintas. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

 

TANGERANG- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tengah membangun sejumlah infrastruktur jalan dalam rangka peningkatan sarana dan prasarana. Hal itu pun akan berdampak pada kemacetan lalu lintas.

 

"Saat ini ada 81 paket pembangunan jalan, 188 Jalan lingkungan dan 10 jembatan yang pekerjaannya sudah dimulai dari sejak bulan Agustus 2015." Ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah pada saat melakukan pemantauan proyek, di Jalan Prambanan, Kecamatan Cibodas, Senin (14/09).

 

Arief menuturkan bahwa dalam tahap proses perbaikan setidaknya membutuhkan waktu setidaknya dua bulan mulai dari awal pengerjaan hingga menunggu keringnya coran. Selama proses perbaikan itu pun tentu akan menimbulkan kemacetan dimana – mana.

 

“Untuk itu saya harapkan kepada masyarakat agar dapat memahami dan bersabar,” katanya.

 

Dia pun meminta Kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk berkoordinasi dan mencari solusi bersama rekanan yang mengerjakan proyek agar keringnya coran tidak memakan waktu berhari-hari. Dia juga telah menginstruksikan Dishub membuat rekayasa jalan pada titik - titik jalan yang diperbaiki.

 

"Nanti akan ada kami buat rekayasa jalan dengan penutupan jalur di jam tertentu, saya harap besok sudah bisa berjalan, sehingga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat yang melintas."  jelasnya.#Arief R Wismansyah

 

Sementara itu, Kasie Pembangunan Jembatan dan Jalan Muhammad Ihsan mengatakan, ada beberapa proyek yang berpotensi menyebabkan kemacetan diantaranya proyek peninggian Jembatan Pasar Ayam di Jalan Imam Bonjol, Jalan Sinar Hati, Jalan Pondok Kacang, Jalan Raden Saleh, Jalan Irigasi Sypon, Dan Jalan Sangego Utara.

 

“Keseluruhan pekerjaan ini menelan anggaran sebesar Rp200 Miliar. Rencananya waktu pekerjaan paling lambat bulan November sudah diselesaikan semua,” jelasnya.#Kota Tangerang

 

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BANTEN
Detik-detik Evakuasi Penumpang KMP Batumandi yang Terbakar di Perairan Merak Banten

Detik-detik Evakuasi Penumpang KMP Batumandi yang Terbakar di Perairan Merak Banten

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:07

Insiden mengejutkan terjadi di perairan Merak ketika KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendadak terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten

OPINI
Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44

Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill