Connect With Us

Kapolsek Akui Anak Buahnya Ditolak WIL

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 1 November 2015 | 15:18

Keluarga IPTU Budi Riyono. (Rusdy / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Diduga karena ditolak wanita idaman lain (WIL), seorang perwira pertama, yakni  IPTU Budi Riyono yang menjabat sebagai Kepala Unit (Kanit) Lantas di Polsek Cipondoh, Kota Tangerang nekat melakukan aksi tembak kepala dirinya sendiri, hingga tewas.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (31/10) pagi itu,  memecah kesunyian rumah Helin Herliana di Cluster Griya Kenanga Blok D No.6 Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang yang menolak dinikahi lantaran sang polisi masih beristri.

Kapolsek Cipondoh Kompol Paryanto akhirnya mengatakan, wanita tersebut menolak dinikahi lantaran anak buahnya itu masih memiliki istri.

 “Dia (korban) enggak mau ditinggalin,” katanya, hari ini.

Dia mengatakan,  korban diduga memang sedang ada masalah sehingga membuat Budi melakukan aksi nekat bunuh diri dengan senjata api.

“Setelah dapat informasi kami  ke TKP, kita dapatkan ada luka tembak di atas telinga kanan ada luka tembak,” ujar Kapolsek.

Dia juga menyatakan, pria yang dikenal ramah itu tewas dengan senjata apinya. “ Iya dari pistol almarhum. Di rumah itu cuma ada berdua, almarhum dengan wanita teman dekatnya itu,” katanya.

 

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill