Connect With Us

Aliran Sampah Menumpuk di Sungai Cisadane Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 1 November 2015 | 15:25

Sampah mengalii sungai Cisadane, Minggu (1/11/2015). (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Aliran sampah menumpuk di Sungai Cisadane, tepatnya dibawah jembatan Unis, Jalan Perguruan Budhi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

 Sampah tersebut terbawa arus sungai dari Bogor pasca hujan deras di daerah tersebut, beberapa waktu lalu.

 

Warga Setempat, Rudi mengatakan, sampah tersebut menumpuk sejak Sabtu (31/10) pagi. Karena tidak diangkat, sampah semakin banyak hingga hari ini. Dia meminta Pemkot Tangerang segera mengangkatnya, karena sampah tersebut menimbulkan bau tak sedap.

“Kemarin-kemarin tidak ada, sekarang banyak sekali. Coba segera diangkat,” katanya, Minggu (1/11).

 

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang Ivan Yudianto mengatakan, sampah tersebut kebanyakan berasal dari Bogor yang terbawa arus sungai karena hujan deras dua hari terakhir.

“Karena Kota Tangerang berada di hulu, jadi sampahnya numpuk disini,” jelasnya.

 

Pihaknya sengaja menjaring sampah tersebut di bawah Jembatan UNIS sehingga tidak terbawa hingga Pintu Air 10.

“Kita halau dulu di sana, lalu nanti diangkat. Sebenarnya ini tugas Dina Bina Marga karena sampahnya ada di Sungai. Nanti kita koordinasi,” paparnya.

 

Menurut Ivan, seharusnya penanganan sampah di sungai ini bukan hanya tugas Pemkot Tangerang, tapi daerah lain yang juga di lintasi Sungai Cisadane. Namun nampaknya selama ini sampah tersebut lebih banyak menumpuk di Kota Tangerang.

 

“Kan sampah itu asalnya dari Bogor, lalu melewari kawasan BSD Tangsel. Harusnya kita bersinergi bersama untuk penanganan sampah. Kedepan kita akan koordinasi dengan Bogor dan Tangsel. Selain itu juga kita akan pasang jaring untuk menghalau sampah di beberapa titik,” tandasnya.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill