KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG-Kanit Lantas Polsek Cipondoh, IPTU Budi Riyono pertama kali berkenalan dengan Herlin Herlina, 34, pada bulan Juli 2015 lalu melalui media sosial Facebook. Melalui perkenal itu, keduanya melakukan pertemuan pertama kali di Senayan, Jakarat Pusat hingga akhirnya menjalin kasih.#Bunuh Diri di Tangerang
Kanit Reskrim Polsek Cipondoh IPTU Ruri Hadi mengatakan, Helin diketahui seorang janda yang memiliki tiga anak. Helin bukan kerja di Bank Bukompin, tetapi memiliki usaha travel di Bandung.
“Setelah berkenalan, korban berniat untuk menikahi Helin dan sudah direstui oleh istri tua korban. Tapi wanita itu menolak dijadikan istri muda karena akan mempengaruhi dirinya sebagai pengusaha travel,” jelasnya, Senin (2/11).
Menurut Ruri, berdasarkan keterangan Helin, pada saat kejadian tidak ada cek-cok dengan korban.
“Tapi pada saat korban menyakan kepada dirinya akan menikahnya, tidak ada jawaban dari Helin," ungkapnya.#Bunuh Diri di Tangerang
Ruli menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, dugaan kuat korban tewas karena bunuh diri menggunakan senjata api yang dimilikinya.
“Korban luka tembak dibagian kepala kanan, korban kan anggot polisi, jadi setiap anggota pasti menembak dengan tangan kanan. Kalau untuk hasil sidik jari senpi, kita masih tunggu hasilnya," terangnya.#Bunuh Diri di Tangerang
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25 Kecamatan di wilayahnya memasuki status Awas Bencana Kekeringan imbas kemarau ekstrem yang disebabkan fenomena El Nino Godzilla.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews