Connect With Us

Pemkot Tangerang Bentuk Kamsiah Center

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 10 November 2015 | 18:05

Pemerintah Kota Tangerang membentuk Kampung Bersih Bebas Sampah (Kamsiah) Center di 12 lokasi sebagai bentuk supporting kepada masyarakat untuk mengelola sampah di sumber. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

 

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang membentuk Kampung Bersih Bebas Sampah (Kamsiah) Center di 12 lokasi sebagai bentuk supporting kepada masyarakat untuk mengelola sampah di sumber.

 

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang Ivan Yudianto mengatakan, pembentukan Kamsiah Center sudah dilaksanakan saat ini hingga akhir tahun. Pembangunannya berupa sarana prasarana pengelolaan sampah dengan inovasi teknologi yang diharapkan dapat memecahkan penanganan sampah sesuai dengan karakteristik yang ada.

 

“Sebanyak 12 lokasi Kamsiah Center tersebut telah dibentuk Komunitas Peduli Sampah yang bertugas mengelola sampah menjadi produk berguna atau bernilai,” katanya, Rabu (10/11).

 

Kedepannya, Kamsiah Center akan dibentuk di setiap kelurahan dengan sinergi antar stakeholder dalam pengelolaan sampah. "Targetnya adalah, sampah dari masyarakat dapat dikelola melalui Kamsiah Center. Sehingga, tidak banyak yang terbuang ke TPA Rawakucing," ujarnya.

 

Saat ini, kata Ivan, volume sampah yang masuk ke TPA Rawa Kucing sekitar 1000 ton perhari. Dengan persentase 40 persen sampah plastik. Dengan adanya sarana dan prasarana ini, lanjut Ivan akan turut meminimalisir volume sampah yang masuk ke TPA karena masyarakat dapat terlebih dahulu melakukan pemilahan serta pengolahan sampah.

 

"Sangat efektif karena dapat menekan hingga setengahnya volume sampah dan mudah-mudahan bisa sampai zero waste," katanya.

 

Adapun 12 komunitas peduli sampah yang akan mendapatkan bantuan  sarana serta prasarana dari DKP meliputi Komunitas PMK Kelurahan Kenanga, Komunitas Sampah di Kelurahan Neroktog, Komunitas Kompas di Kelurahan Cipete.

 

Lalu Komunitas Sampah Berkah di Kelurahan Poris Plawad Indah, Komunitas Sampah di Kelurahan Cipondoh Indah, Komunitas Sapu Pengki di Kelurahan Poris Plawad Utara, Komunitas Sampah di Kelurahan Pinang, Komunitas Sampah di Kelurahan Panunggangan Utara, Komunitas Hompimpah di Kelurahan Karawaci Baru.

 

Komunitas Poeber Hati di Kelurahan Sumur Pacing, Komunitas di Keluraha Alam Jaya, Komunitas Gapura di Kelurahan Poris Gaga, Komunitas Maspuripisah di Kelurahan Cipondoh Makmur dan Komunitas Lalat Hijau Peduli Sampah Kelurahan Tanah Tinggi.

 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, bagian dari wujud Smart City adalah adanya keterlibatan masyarakat seperti halnya pengelolaan sampah. Diakuinya, sudah banyak hasil dari pengolahan sampah masyarakat Kota Tangerang yang dicontoh oleh daerah lain.

 

Maka itu, seiring bertambahnya jumlah penduduk, sampah akan jadi persoalan yang harus disiapkan solusinya. Berbagai teknologi tepat guna pun diluncurkan mulai yang menghasilkan kompos, solar hingga listrik.

 

"Pemkot Tangerang mendapatkan alat dari Kementerian ESDM kaitan pemanfaatan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM) sintetis. Tahun ini akan dioperasikan dan diharap menjadi solusi," ujarnya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

SPORT
Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:52

bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BISNIS
Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Senin, 9 Maret 2026 | 21:57

Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill