Connect With Us

Susah Cari Kerja, Perantau Jambret Suami Istri di Jatiuwung

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 18 Desember 2015 | 17:48

Ilustrasi Jambret. (tangerangnews / dira)

TANGERANG - Hermansah alias Wawan, 27, warga perantauan asal Lampung, diamankan kepolisian setelah menjambret tas milik suami istri di Jatake, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Pria yang baru delapan hari tinggal di Kota Tangerang ini mengaku menjambret karena susah mencari kerja di Kota seribu industri ini.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Dermawan Karosekali mengungkapkan, penjambretan yang dilakukan Wawan bersama rekannya, Al Ghozali, berlangsung Rabu (16/12), pukul 21.00 WIB. Mereka, mengintai korban di Jalan Gatot Subroto Km 8, Jatiuwung. Kemudian keduanya membuntuti Eka Hartaty, 31, yang ketika itu dibonceng suaminya naik motor.

“Korban dari Bitung hendak menuju Jatiuwung. Ditengah jalan, tepatnya di depan Indomaret, tiba-tiba datang dari arah belakang dua pelaku naik motor, kemudian salah seorangnya menyambar tas di tangan korban," kata Karosekali, Jumat (18/12).

Ketika itu, sempat terjadi tarik menarik antara pelaku dengan korban. Namun tenaga korban kalah kuat sehingga tas berhasil direbut pelaku. Kamudian korban meneriaki pelaku hingga memancing perhatian pengguna jalan.

Kedua pelaku berusaha kabur dari kejaran warga, namun Wawan terjatuh setelah motor yang dikendarainya terperosok ke lubang jalan, di perempatan lampu merah Jatake. Wawan langsung ditangkap oleh petugas keamanan salah satu pabrik. Sedangkan rekannya yang belum diketahui identitasnya melarikan diri.

“Pelaku sempat dipukuli wajahnya oleh warga hingga babak belur. Demi keamanan, pelaku langsung digelandang ke Polres Jatuwung berikut tas milik korban berisi uang Rp 4 juta,” katanya Karosekali.

Kepada petugas, Wawan mengaku baru sekali menjambret. Uang hasil kejahatanya rencananya jika berhasil akan dia gunakan untuk bertahan hidup selama merantau. "Baru delapan hari saya di sini, bingung mau cari kerja susah, terpaksa menjambret untuk makan," ucapnya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill