Connect With Us

Buat SKCK, 200 Pengangguran Disalurkan Polisi

| Senin, 24 Desember 2012 | 15:16

Program Polisi bantu pengangguran. (tangerangnews / rangga)

 
 
TANGERANG-Petugas Polsek Karawaci Kota Tangerang punya cara sendiri membantu pengangguran. Sebanyak 200 pemohon surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) langsung disalurkan ke perusahaan.
 
Polsek Karawaci memfasilitasi mereka untuk disalurkan ke perusahan-perusahaan di Kota Tangerang.  Itu dimaksudkan sebagai program polisi peduli pengangguran, guna menekan angka kriminalitas.
 
Kapolsek Karawaci Kompol Priyo Utomo mengatakan, sebagian besar penyebab tindakan kriminalitas adalah pengangguran. Para pelaku kejahatan terpaksa melakukannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
 
“Kalau ada hubungannya dengan perut, mereka akan melakukan kejahatan. Jadi, program polisi peduli pengangguran ini ada korelasinya, dengan ditekannya angka pengangguran, maka tindakan krinimalitas juga menurun,” ujarnya, Senin (24/12).
 
Menurut Priyo, awalnya program tersebut dicanangkan oleh Polda Metro Jaya. Pihaknya pun ikut menjalankan program tersebut mengingat adanya sejumlah industri di wilayah Kecamatan Karawaci.
 
 “Kita bekerjasama dengan perusahaan outsourching PT Sakura Jaya Utama untuk menyalurkan pengangguran yang kita bantu,” ungkapnya.
 
Ia menjelaskan, untuk tahap awal ada sebanyak 200 pengangguran yang dibantu oleh Polsek Karawaci. Mereka berasal dari dalam dan luar Kota Tangerang.
 
 “Mereka ini kita data dari SKCK yang mereka buat di Polsek Karawaci. Mereka yang belum dapat pekerjaan kita hubungi lagi untuk mendaftarkan diri dalam program ini,” papar Priyo.
 
Sementara syarat untuk mengikuti program polisi peduli pengangguran, kata Priyo, yakni minimal lulusan SMA dan umur maksimal 25 tahun. “Nanti mereka akan diberi arahan, pelatihan dan doktrin dari kami, sehingga mereka tak hanya siap bekerja tapi juga memiliki budi pekerti dan taat hukum,” jelasnya.
 
Bondan, 22, warga Purbalingga, Jawa Tengah yang mengontrak di Karawaci mengaku ikut program tersebut agar mudah mendapat pekerjaan.
 
Dia yang sudah tinggal dua bulan di Kota Tangerang, namun kesulitan mendapat pekerjaan. “Saya sudah melamar ke bebeapa perusahaan tapi tidak dipanggil-panggil. Harapan saya ikut prorgam ini karena kesempatan diterimanya lebih besar,” katanya. (RAZ)
  
OPINI
Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Senin, 26 Januari 2026 | 18:51

Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

KAB. TANGERANG
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi Hari Ini, Layani Rute KRL Tanah Abang–Rangkasbitung 

Stasiun Jatake Resmi Beroperasi Hari Ini, Layani Rute KRL Tanah Abang–Rangkasbitung 

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:32

Stasiun Jatake mulai beroperasi sebagai stasiun pemberhentian baru KRL Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung pada Rabu, 28 Januari 2026.

KOTA TANGERANG
Ubah Limbah Jadi Berkah, Alfamart Hadirkan Mesin Pengumpul Minyak Jelantah di Tangerang

Ubah Limbah Jadi Berkah, Alfamart Hadirkan Mesin Pengumpul Minyak Jelantah di Tangerang

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:40

Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill