KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG-Rencana Kota Tangerang memiliki transportasi air (Waterway) tampaknya masih gagal. Pasalnya, rencana tersebut terbentur dengan sejumlah kendala dalam merealisasikan transportasi di Sungai Cisadane tersebut.
“Kendala Waterway itu karena banyaknya jembatan yang melintang di sepanjang Sungai Cisadane. Jarak antara jembatan dengan permukaan air sungai rendah,” kata Kepala Bappeda Kota Tangerang Said Endrawiyanto, hari ini.
Kendala lainnya, kata Said, adalah debit Sungai Cisadane yang harus dikendalikan. Sehingga perlu dibangun bendungan di sisi Utara dan Selatan sungai. “Dan Sungai Cisadane itu bukan kewenangan Pemerintah Kota, tapi Provinsi Banten,” jelasnya.
Namun, dia mengaku wacana ini masih harus dikaji terlebih dahulu. Jika bisa direalisasikan, Waterway ini akan menjadi sarana trasportasi masyarakat dari Kota Tangerang hingga kawasan Summarecon, Kabupaten Tangerang Selain itu juga bisa mengatasi problem kemacetan.
“Dalam wacana ini, kita kerjasama Dengan PT Argo Pantes. Mereka yang melakukan kajian,” katanya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPenjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.
TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews