Efisiensi Masih Berlanjut, Pemerintah Bakal Pangkas Anggaran MBG
Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42
Pemerintah kembali membuka peluang penghematan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANG - Salah satu korban kebakaran di Vihara Bhutong, Jalan Bouraq, Kampung Sirnagalih, RT 002/002, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, yakni Selly, ternyata sedang hamil 4 bulan. Selly merupakan menantu pemilik Vihara, Beni Santoso.
"Dia memang lagi hamil 4 bulan, namun tidak selamat dari kebakaran," kata Agus, warga sekitar.
Agus menjelaskan, sebenarnya saat kejadian, di dalam vihara ada tujuh anggota keluarga diantaranya pemilik Vihara Beni dan Istrinya Ailie. Kemudian Asen (Anak Beni) bersama istrinya Selly dan anaknya Cing-Cing. Lalu Cek Api (Kakak Ailie) dan istrinya Soso. Mereka tengah tertidur.
Ketika terjadi kebakaran, Beni, Ailie dan Asen berhasil menyelamatkan diri dengan menaiki pagar belakang Vihara setinggi sekitar 3 meter. Pasalnya pintu gerbang Vihara yang merupakan satu-saatunya akses keluar masuk ketika itu dalam keadaan terkunci.
"Mereka minta tolong, dibantu warga pakai tangga berhasil keluar lewat pagar. Sementara empat orang lainnya, Selly dan anaknya, Cing-Cing, serta Cek Api dan istrinya Soso, diduga terjebak di dalam Vihara sehingga tewas terbakar," katanya.
Penyebab kebakaran sendiri, kata Agus, diduga karena lilin besar jatuh menimpa dua sepeda motor yang diparkir di dalam. Kemudian terbakar dan merambat ke bangunan Vihara.
Kapolsek Neglasari Kompol Sutrisno mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut dengan menerjunkan tim Puslabfor Mabes Polri. "Belum diketahui. Nanti yang menentukan bapak-bapak ini (Tim Pusalabfor)," jelasnya.
Pemerintah kembali membuka peluang penghematan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGSuasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.
Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews