Connect With Us

Korban Kebakaran Vihara Hamil 4 Bulan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 19 Februari 2016 | 19:49

Vihara Bhutong yang berlokasi di Jalan Bouraq Kampung Sirnagalih, RT 02/02 Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, sekitar 03.15 WIB terbakar, Jumat (19/2/2016). (Dira Derby / TangerangNews.com)

TANGERANG - Salah satu korban kebakaran di Vihara Bhutong, Jalan Bouraq, Kampung Sirnagalih, RT 002/002, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, yakni Selly, ternyata sedang hamil 4 bulan. Selly merupakan menantu pemilik Vihara, Beni Santoso.

"Dia memang lagi hamil 4 bulan, namun tidak selamat dari kebakaran," kata Agus, warga sekitar.

Agus menjelaskan, sebenarnya saat kejadian, di dalam vihara ada tujuh anggota keluarga diantaranya pemilik Vihara Beni dan Istrinya Ailie. Kemudian Asen (Anak Beni) bersama istrinya Selly dan anaknya Cing-Cing. Lalu Cek Api (Kakak Ailie) dan istrinya Soso. Mereka tengah tertidur.

Ketika terjadi kebakaran, Beni, Ailie dan Asen berhasil menyelamatkan diri dengan menaiki pagar belakang Vihara setinggi sekitar 3 meter. Pasalnya pintu gerbang Vihara yang merupakan satu-saatunya akses keluar masuk ketika itu dalam keadaan terkunci.

"Mereka minta tolong, dibantu warga pakai tangga berhasil keluar lewat pagar. Sementara empat orang lainnya, Selly dan anaknya, Cing-Cing, serta Cek Api dan istrinya Soso, diduga terjebak di dalam Vihara sehingga tewas terbakar," katanya.

Penyebab kebakaran sendiri, kata Agus, diduga karena lilin besar jatuh menimpa dua sepeda motor yang diparkir di dalam. Kemudian terbakar dan merambat ke bangunan Vihara.

Kapolsek Neglasari Kompol Sutrisno mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut dengan menerjunkan tim Puslabfor Mabes Polri. "Belum diketahui. Nanti yang menentukan bapak-bapak ini (Tim Pusalabfor)," jelasnya.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill