Connect With Us

Kebakaran di Sumatera & Kalimantan, Puluhan Jadwal Penerbangan di Bandara Cengkareng Terganggu

Rusdy | Selasa, 1 September 2015 | 16:20

Zulfahmi (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG-Puluhan jadwal penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng), Tangerang pada Selasa (1/9) terganggu akibat kabut asap yang muncul karena kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Sumatera dan Kalimatan.

 

Adapun jadwal penerbangan yang terganggu diantaranya adalah rute tujuan Palembang, Pekanbaru, Jambi dan Pontianak. Wilayah-wilayah tersebut jadwal penerbangannya mengalami keterlambatan atau delay  mulai dari 30 menit hingga tiga jam.

 

“Jarak pandang yang dibutuhkan dibawah standar minimal, ini jelas membahayakan. Hari ini saja ada 17 penerbangan yang delay hingga tiga jam, sejak kemarin ya sudah puluhan,” terang Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Zulfahmi, Selasa (1/9).

 

  Berdasarkan data airport duty manager,PT Angkasa Pura II, Bandara Soekarno-Hatta maskapai yang mengalami keterlambatan antara lain Garuda Indonesia, Lion Air,  Citylink dan Sriwijaya Air.  

“Jarak pandang ideal buat pilot dibutuhkan minimal 1.500 meter jntuk pesawat yang akan melakukan pendaratan dan take off,” tuturnya.

 

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill