Connect With Us

Penyebab Sekeluarga Korban Kebakaran Terkunci Pintu Vihara Tangerang

Dena Perdana | Jumat, 19 Februari 2016 | 13:02

Vihara Bhutong yang berlokasi di Jalan Bouraq Kampung Sirnagalih, RT 02/02 Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, sekitar 03.15 WIB terbakar, Jumat (19/2/2016). (Dira Derby / TangerangNews.com)


TANGERANG- Penyebab, empat orang tewas yang menjadi korban kebakarandi Vihara Dhamma Budhi Bakti atau Vihara Bhutong, Jumat (19/2/2016), disebabkan karena terkunci di dalam vihara tersebut.

Hal itu dikatakan seorang saksi bernama Chandra. "Kita sudah coba tolong, tetapi itu dikunci dari dalam, pintu besi begitu, susah buat dobraknya  dari luar," katanya saat ditemui, Jumat siang.


Kapolsek Neglasari, Kota Tangerang Kompol Sutrisno menyebutkan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menewaskan empat orang yang saat itu sedang tidur di dalam vihara. Namun, yang pasti, sumber atau titik api berasal dari dekat tempat sembahyang yang terdapat cukup banyak lilin. “Mereka yang menjadi korban masih satu keluarga,” katanya.

Baca Juga : Vihara di Tangerang Terbakar, 4 Tewas

Empat korban meninggal dari kebakaran tersebut bernama Selly ,28, Cing Cing ,10, Cek Api ,60, dan Soso ,60.

Saat terjadi kebakaran, Jumat dini hari, sekitar pukul 03.15 WIB, keempatnya sedang tidur di dalam. Tampak di lokasi, kini vihara tersebut ludes, hanya beberapa bangunan yang masih tersisa.

Jenazah korban kebakaran sudah disemayamkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang.

Polisi juga telah memeriksa empat orang saksi untuk menyelidiki penyebab kebakaran ini, yaitu pemilik vihara yang bernama Beni, satu orang karyawan, satu orang pembantu, dan seorang warga di sekitar vihara.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

HIBURAN
PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW, Salurkan 34,2 Ton Makanan Hewan untuk Shelter Anabul

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:24

PET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill