Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TANGERANG- Penyebab, empat orang tewas yang menjadi korban kebakarandi Vihara Dhamma Budhi Bakti atau Vihara Bhutong, Jumat (19/2/2016), disebabkan karena terkunci di dalam vihara tersebut.
Hal itu dikatakan seorang saksi bernama Chandra. "Kita sudah coba tolong, tetapi itu dikunci dari dalam, pintu besi begitu, susah buat dobraknya dari luar," katanya saat ditemui, Jumat siang.
Kapolsek Neglasari, Kota Tangerang Kompol Sutrisno menyebutkan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menewaskan empat orang yang saat itu sedang tidur di dalam vihara. Namun, yang pasti, sumber atau titik api berasal dari dekat tempat sembahyang yang terdapat cukup banyak lilin. “Mereka yang menjadi korban masih satu keluarga,” katanya.
Baca Juga : Vihara di Tangerang Terbakar, 4 Tewas
Empat korban meninggal dari kebakaran tersebut bernama Selly ,28, Cing Cing ,10, Cek Api ,60, dan Soso ,60.
Saat terjadi kebakaran, Jumat dini hari, sekitar pukul 03.15 WIB, keempatnya sedang tidur di dalam. Tampak di lokasi, kini vihara tersebut ludes, hanya beberapa bangunan yang masih tersisa.
Jenazah korban kebakaran sudah disemayamkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang.
Polisi juga telah memeriksa empat orang saksi untuk menyelidiki penyebab kebakaran ini, yaitu pemilik vihara yang bernama Beni, satu orang karyawan, satu orang pembantu, dan seorang warga di sekitar vihara.
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TODAY TAGPelarian pria berinisial GJ, 25, pelaku begal sepeda motor yang sempat lolos dari amuk massa di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya terhenti.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews