RS Melati Kota Tangerang Luncurkan Logo Baru
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:21
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TANGERANG-Melahirkan saat Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang yang ke-23 pada hari ini, dua bayi laki-laki dari pasangan suami istri Yanah dan Yusuf akan dibawa ke kolong jembatan. Namun, beruntung hal itu tak terjadi, karena petugas Polsek Tangerang dan rencananya pihak Dinsos Kota Tangerang akan membantu.
“Setelah melahirkan ini dia bilang mau dibawa pulang, mungkin dia takut enggak ada yang bayar. Tetapi mau pulang kemana ? orang tinggalnya saja di mobil bekas kecelakaan lalu lintas yang belum diambil pemiliknya. Dia (Yanah) bilang mau dibawa ke kolong jembatan,” ujar Waka Polsek AKP M Isa Ansori, Minggu (28/2/2016).
Baca Juga : Polisi Tangerang Bantu Gelandangan Melahirkan di Truk Bekas Kecelakaan
M Isa Ansori menceritakan, kehidupan perekonomian Yanah dengan suaminya Yusuf yang bekerja sebagai pengepul barang bekas dan membantu orang berjualan di Pasar Anyar sangat menyedihkan.
“Pak Sekda sudah memerintahkan Dinsos agar selanjutanya dibantu dan ditangani oleh Dinsos,” ujar Juru Bicara Pemerintah Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, saat dihubungi.
Yanah dan Yusuf tinggal di mobil bekas kecelakaan karena telah diminta pemilik kendaraan untuk menjaga kendaraan tersebut. Karena tanggung jawabnya, atas kepercayaan sang pemilik kendaraan, Yusuf yang awalnya hanya menjaga akhirnya menempati kendaraan itu menjadi kediamannya.
Untuk diketahui petugas Polsek Tangerang membantu proses lahirnya bayi kembar yang dilahirkan oleh gelandangan yang biasa menempati truk bekas kecelakaan di Kota Tangerang, Sabtu (27/2/2016) sekitar pukul 07.00 WIB kemarin.
Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 dimanfaatkan RS Melati Kota Tangerang untuk menegaskan langkah transformasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
TODAY TAGTugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews