Connect With Us

Sepanjang Sisi Cisadane Jadi Jogging Track

| Jumat, 6 November 2009 | 18:23

TANGERANGNEWS-Pemkot Tangerang menetapkan sepanjang sungai Cisadane akan dikembangkan sebagai promenade I Jogging Track ataw wisata air, dengan garis sepadan 20 meter. Langkah itu dilakukan guna melindungi sumber air baku yang saat ini dibeberapa wilayah Kota Tangerang mengalami krisis air. Wali Kota Tangerang Wahidin Halim mengatakan, untuk mendukung kebijakan itu. Pemkot Tangerang telah menyusun rencana tata bangunan dan lingkungan pada kawasan pusat kota sepanjang sungai Cisadane. "Ini akan mengarah menjadi kawasan water front city, jadi ikon kita akan berubah ciri menjadi kota wisata air," jawab Wahidin atas pertanyaan DPRD Kota Tangerang yang melihat konsep pembangunan pengendalian pencemaran masih kurang. Pada anggaran biaya urusan lingkungan hidup tahun 2010 Dinas Lingkungan Hidup menganggarkan sebesar Rp78,78 miliar. Anggaran itu dipertanyakan DPRD karena hingga saat ini, sungai Cisadane masih terlihat kotor. Menanggapi itu, Wahidin mengakui, masih ada kendala teknis. "Itu masih terus kita perbaiki," katanya. Sejauh ini untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai objek wisata air hanya terkendala dengan existing jembatan yang terlalu rendah. "Ya itu saja yg menjadi kendala," katanya. Wahidin mengakui perlu waktu yang cukup lama untuk menjadi kota itu menjadi kota wisata air. Wahidin mencotohkan, rencana membangun wisata air di Situ Cipondoh misalnya, berdasarkan peraturan presiden No. 54 tahun 2009, tentang penataan ruang Jabodetabekjur bahwa fungsi situ-situ sebagai kawasan konservasi air. "Sehingga tidak dapat dijadikan objek wisata. Tetapi insyalloh jogging track di sepanjang Cisadane bisa terwujud," ujarnya. Anggota DPRD Kota Tangerang Iskandar Zulkarnaen mengakui, program membangun jogging track di sepanjang sungai Cisadane merupakan langkah yang baik. Tetapi, kata dia, jangan lupa, bagaimana dengan keberadaan industri yang tidak memiliki IPAL. Langkah. Sebab, akan percuma jika menjadi kota wisata air tetapi airnya tercemar limbah industri. "Kita minta penjelasan soal ini," tandasnya.(dira)
KAB. TANGERANG
Lebaran Lebih Awal, 800 Jemaah Ahlussunnah Tangerang Gelar Salat Idulfitri Hari Ini

Lebaran Lebih Awal, 800 Jemaah Ahlussunnah Tangerang Gelar Salat Idulfitri Hari Ini

Jumat, 20 Maret 2026 | 22:23

Suasana penuh kemenangan menyelimuti Masjid Jami Asy-Syakur, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:12

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill