Connect With Us

Dibongkar Petugas, Warga Tanah Tinggi Kehilangan Uang Rp42 Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 15 Maret 2016 | 15:19

Ratusan rumah di kawasan rumah potong ayam (RPA) Kelurahan Tanah Tinggi dan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang akhirnya dibongkar paksa oleh petugas gabungan, Selasa (15/3/2016) (Raden Bagus Irawan / TangerangNews.com)

TANGERANG-Salah satu warga, Hasmin Sahroni, yang tinggal di RT 5/9, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, mengaku kehilangan uang sebesarRp42 juta, saat rumahnya dibongkar petugas gabungan.

 

Menurut pria yang bekerja sebagai potong ayam di Pasar Ramadani ini, pertistiwa itu terjadi saat perabot rumahnya di keluarkan petugas Satpol PP dan PT KAI yang berjumlah sekitar 10 orang. Namun ketika itu dia sedang bekerja di Pasar. Hanya istrinya yang berada di rumah. Saat mendapat kabar rumahnya akan dibongkar, dia langsung pulang.

 

“Lalu saya masuk ke kamar, kondisnya sudah acak-acakan. Uang saya yang berada di dalam kardus yang disimpan di bawah kasur sudah hilang,” katanya.

 

Dia menduga, uang tersebut diambil oleh petugas yang masuk ke dalam rumahnya. Pasalnya, mereka hanya masuk membuka kasur tapi tidak dibawa ke luar. “Kenapa cuma diacak-acak. PAsti ada yang ngambil,” tukasnya.

 

Menurutnya, uang yang dikumpulkannya puluhan tahun itu rencananya digunakan untuk pindah rumah. “Saya pasti pindah, saya sudah punya yang. Tapi malah hilang,” jelasnya.

 

Sementara istrinya, Anis justru mengaku tidak tahu jika suaminya menyimpan uang Rp42 juta. Karena itu dia membiarkan petugas masuk ke rumahnya mengeluarkan perabotan. “Saya cuma ngawasin dari luar aja, karena nggak tahu ada uang,” katanya.

 

Pihkanya pun meminta agar uangnya dikembalikan, jika tidak dia tidak akan pindah dari rumahnya tersebut. Sahroni juga siap melawan petugas yang melakukan pembongkaran paksa.

 

Sahroni sempat melaporkan kehilangan itu ke petugas polisi yang berada di lokasi. Petugas memintanya untuk membuat laporan ke Polsek Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Bangunan Bagus Tapi Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Anyar Pilih Jualan di Luar

Bangunan Bagus Tapi Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Anyar Pilih Jualan di Luar

Senin, 14 September 2026 | 21:23

Revitalisasi Pasar Anyar sudah rampung sejak 2025. Namun, suasana pasar belum seperti yang diharapkan. Sejumlah los masih belum dibuka, dan sebagian pedagang memilih tetap berjualan di luar bangunan.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill