Connect With Us

Ratusan Rumah dan RPA di Rel Tanah Tinggi Dibongkar

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 8 Desember 2015 | 18:19

Satpol PP Bongkar Bangli. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG - Ratusan bangunan liar dan rumah potong ayam (RPA) di Jalan Budi A, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang akan dibongkar oleh Pemerintah Kota Tangerang.

Pasalnya bangunan tersebut berada di lahan negara milik Kementerian Hukum dan HAM, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Banten.

Selain itu sejumlah bangunan tersebut yang dijadikan tempat usaha seperti RPA yang berada di pinggir Kali Sipon tak memiliki izin.

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Tata Pemerintahan Saeful Rohman mengatakan, rencana pembongkaran ini sudah dibahas dalam Rapat Forum Pimpinan Daerah. Ada pun jumlah bangunan pemukiman yang akan dibongkar sebanyak 126 dan RPA sebanyak 46.

"Pembongkaran akan dilakukan pada 16 Desember 2015 bersama instansi yang memiliki lahan tersebut serta melibatkan Kepolisian dan TNI," katanya, Selasa (8/12).

Menurut Saeful, pihaknya sudah memberi dua kali surat peringatan kepada pemilik bangunan untuk membongkar sendiri bangunannya sejak tiga bulan yang lalu. Sejauh ini tidak ada penolakan dari mereka.

"Sebenarnya kita sudah minta ini sejak 5 tahun lalu. Bahkan mereka minta dibangun jalan, PJU, dan instalasi air, kita berikan. Minggu depan, mereka sudah harus mengosongkan bangunannya. Jika tidak Pemkot Tangerang akan membongkar paksa dengan alat berat," jelasnya.

Dikatakan Saeful, lahan tersebut rencananya akan dibangun ruang terbuka hijau sesuai dengan AD/ART Kota Tangerang.

"Memang keberadaan RPA tidak sesuai peruntukannya jika di tengah kota. Untuk peternakan harus berada si kawasan Neglasari," jelasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill