Connect With Us

Pemilik Peternakan Babi di Tangerang Keluhkan Rencana Penggusuran

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 8 Oktober 2015 | 17:33

Para pemilik peternakan babi di kawasan Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, mengeluhkan rencana penggusuran bangunan ilegal di bantaran Sungai Cisadane oleh pemerintah daerah setempat. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Para pemilik peternakan babi di kawasan Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, mengeluhkan rencana penggusuran bangunan ilegal di bantaran Sungai Cisadane oleh pemerintah daerah setempat. Seperti yang diutarakan oleh salah satu pemilik peternakan babi, Surya. Menurutnya, para peternakan sudah ada dikawasan tersebut sejak puluhan tahun lalu. Penggusuran juga akan menghilangkan pekerjaan bagi warga sekitar.

 

"Disini ada puluhan peternakan, pekerja-nya ada 1.000 orang dari warga sekitar. Kalau digusur mau pada kerja apa nanti?" ujarnya, Kamis (8/10).

Surya tidak menampik jika tempat usahanya melanggar aturan karena berada di garis sepadan sungai (GGS). Namun menurutnya hal itu juga terjadi karena pembiaran oleh pemerintah.

"Kalau tidak boleh, harusnya dari dulu dilarang. Sekarang sudah banyak begini, ibaratnya sudah turun temurun, sekarang akan digusur," tukasnya.

Meski demikian, dia tidak akan melawan pemerintah. Dia bersedia membongkar peternakannya, namiun minta diberi waktu selama 6 bulan.

"Saya tahu saya melanggar, saya akan ikuti pemerintah. Tapi saya juga minta diperhatikan, gimana baiknya supaya saya bisa usaha lagi ditempat lain. Rencana akan pindah ke kawasan perkampungan," paparnya.

Surya sempat berdialog dengan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin yang meninjau kawasan peternakan babi tersebut. Dia juga menyampaikan keinginannya kepada Sachrudin.

Sachrudin mengatakan, sedikitnya ada 49 bangunan tanpa izin yang akan ditertibkan, termasuk 25 kandang babi. Dalam kunjungannya, mantan camat Pinang ini meminta warga membongkar bangunannya sendiri.

"Ini adalah langkah Pemerintah Kota Tangerang secara persuasif menghimbau warga untuk mentaati aturan hukum yang ada. Dimana lahan yang ditempati tersebut melanggar garis sepadan sungai dan tidak memiliki izin. Ini juga demi kesehatan masyarakat," katanya.

 

Sacrudin menegaskan, pihaknya tetap melakukan penertiban sesuai jadwal yang akan dilakukan pada 15 Oktober 2015. Penertiban dilakukan karena bantaran kali akan diturap sepanjang 2,5 Km dan dibuat ruang terbuka hijau.  "Kondisi tanahnya labil, sehingga harus diturap untuk mencegah longsor dan banjir karena meluap," tukasnya.

 

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

BANTEN
Anaknya Viral di X Gegara Diduga Pakai APBD untuk Bertemu Idol K-Pop, Harta Kekayaan Wagub Banten Dikorek Netizen

Anaknya Viral di X Gegara Diduga Pakai APBD untuk Bertemu Idol K-Pop, Harta Kekayaan Wagub Banten Dikorek Netizen

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:41

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah kembali menjadi sorotan publik.

BISNIS
GIIAS 2026 Dibuka Besok di ICE BSD, Cek Harga Tiket, Akses Jalan dan Titik Parkir

GIIAS 2026 Dibuka Besok di ICE BSD, Cek Harga Tiket, Akses Jalan dan Titik Parkir

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:02

Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kembali hadir di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang, pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill