Connect With Us

Masih dibawah Umur, Pemeriksaan AFP Akan didampingi Psikolog Anak

Denny Bagus Irawan | Rabu, 7 Oktober 2015 | 16:00

Korban Guru yang dibacok secara membabi buta. (Dira Derby / Tangerangnews)


TANGERANG-Pihak Polresta Tangerang memastikan akan mempersiapkan pendamping psikologi dalam upaya melakukan pemeriksaan terhadap AFP, seorang murid di SMK Darussalam, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang yang membacok dua ibu gurunya di rumah yayasan sekolah saat ditangkap langsung mengakui seluruh perbuatannya.

“Tentu kita berharap bisa mendatangkan atau pendampingan untuk psikologi dan pakar anak. Ini supaya proses pemeriksaan bisa berjalan lancar," kata Irman Sugema, Kapolresta Tangerang.

Pihaknya, kata dia, belum mengatahui apakah AFP menderita kelainan jiwa atau tidak. Sebab,  hingga kini AFP masih diamankan di Mapolsektro Panongan.

"Barang bukti yang kami amankan hanya sebilah golok dapur yang digunakan pelaku," kaya Irman.

Dengan usia AFP yang masih di bawah umur, pemeriksaan akan melibatkan personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Tangerang.

Sedangkan, masa depan sekolah AFP akan musnah karena pihak sekolah telah membuat keputusan akan mengeluarkan AFP dari sekolah itu.

 "Kalau dari kejadian subuh tadi, tersangka otomatis dikeluarkan dari sekolah, karena telah melakukan pelanggaran berat," kata Kepala Sekolah SMK Darussalam Nari Ansori, Rabu (7/10)

Dia menceritakan, bahwa orangtuanya AFP telah datang ke sekolah sambil nangis langsung menyerahkan AFP ke polisi yang ada di sekolah.  “Polisi kan sempat (sekolah) ke sini juga meriksa TKP. Tapi saya enggak sempat tanya apa penyebabnya dia melakukan itu,”terangnya.

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill