Connect With Us

APTB Sepi, Pemkot Tangerang Jajaki Operator Transjakarta

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 1 April 2016 | 17:35

Bus APTB Tangerang-Jakarta. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang akan menjajaki operator Busway Transjakarta untuk mengintegrasikan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) Transjabodetabek Kota Tangerang. Hal ini dilakukan karena sepinya APTB dari Kota Tangerang yang menuju ke Jakarta. Apalagi setelah adanya larangan APTB masuk ke Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta Ahok .

 

“Sebenernya pengen menjajaki dengan Transjakarta agar APTB bisa terintegrasi, karena APTB kita sekarang sepi,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah

 

Arief menjelaskan, Gubenur Ahok telah menawarkan agar pembayaran tiket APTB dengan Busway disatukan, sehingga lebih mudah.

 

“Sekarang sekali naik APTB Rp6000, sampe di halte Transjakarta harus beli tiket lagi. Pak Ahok menawarkan, bayar saja Per Kilometer, tapi nanti harganya jadi satu, yakni Rp3500,” Kata Wali Kota Tangerang, Arief R WIsmansyah, Jumat (1/4/2016).

 

Menurut Arief, target pemerintah Kota Tangerang adalah untuk mengurangi macet kendaraan dari Tangerang menuju Jakarta, karena itu pihaknya akan mengalihkan pengguna sepeda motor ke transportasi massal melalui APTB. “Jadi kita pengen APTB ini terintegrasi dengan Transjakarta,” katanya.

 

 

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill