Connect With Us

Pengembangan Jalur APTB Tangerang Terganggu Larangan Trayek

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 12 Mei 2015 | 17:17

Arief R Wismansyah saat mengecek persiapan Bus Lane (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Rencana pengembangan jalur trayek Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) Transjabodetabek terancam tak bisa dilaksanakan. Hal ini menyusul kebijakan Gubernur DKI Jakarta  Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok yang melarang bus APTB melintasi daerah jalur Busway Transjakarta.

Kepala Bidang Pengembangan Sistem Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Agus Wibowo mengatakan, kelanjutan pengembangan trayek tersebut harus disertai dengan komitmen pemerintah DKI Jakarta. Dengan pembatasan jalur trayek tersebut, kata dia, pengembangan jalur APTB menjadi tidak jelas.

"Karena itu kita sedang mengontak DKI untuk mendapatkan kepastian hal tersebut. Kami ingin adakan rapat koordinasi dengan DKI dan kementrian perhubungan (kemenhub) terkait pengembangan jalur ini," terang Agus, Selasa (12/6).

Agus mengaku akan melakukan koordinasi dengan DKI serta kemenhub pekan depan. Pasalnya, Dishub kota Tangerang berharap pengembangan jaringan tersebut tetap terintegrasi dengan jalur Transjakarta.

"Kita coba jemput bola untuk konfirmasi hal ini mau diarahkan kemana. Sehingga nanti ada konfirmasi dengan pusat akan jelas," ungkapnya.

Rencananya, kata Agus, bus APTB ingin menambah rute perlintasan bus biru tersebut ke Ancol. Selain itu, rencananya jalur trayek APTB juga akan ditambah ke Kebon Nanas.

Sebelumnya, Ahok membuat kebijakan melarang bus APTB melintas di jalur Transjakarta. Ahok mengatakan bus APTB hanya diizinkan beroperasi hingga perbatasan wilayah.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill