Connect With Us

PPD Masih Merugi Urus Buslane

| Rabu, 29 Agustus 2012 | 16:06

Bus Lane mulai beroperasi. (tangerangnews / dira)


Reporter : Kun Athira

TANGERANG-Operator Bus Lane yang kini ditangani oleh Perusahaan Umum Pengangkutan Djakarta (PPD) mengaku masih merugi. Meskipun begitu, mereka tidak khawatir dan masih optimis bahwa armada ini akan menuai keuntungan di masa mendatang.
 
Kepala Opersional PPD-Buslane Kota Tangerang Sabar Sihombing mengatakan, untuk saat ini pihaknya tidak memikirkan untung rugi dalam mengoperasikan Buslane. Yang diutamakan adalah pelayanan.
 
“Kalau dibilang untung masih jauh. Malah kami rugi, dan itu kami anggap masih wajar. Sebab, kerugian saat ini tidak jadi masalah buat kami. Kami hanya ingin menunjukkan dan fokus pada pelayanan yang baik terlebih dahulu,” kata Sabar saat dihubungi, Rabu (29/8).
 
Malah, tegasnya, untuk 3 bulan pertama ini, pihaknya tidak berpikir sama sekali soal komersialisasi pendapatan. Apa lagi, PPD yang juga mengurus Busway di Jakarta masih bisa menanggulangi segala biaya operasional Buslane di Kota Tangerang. “Dalam waktu dekat kami akan evaluasi bersama dengan direksi PPD, Pemkot, dan Dishub soal pengembangan Buslane ini,” jelasnya.
 
Disinggung soal gaji pegawai PPD yang ditanggung oleh PPD yang masih mengalami kerugian, Sabar kembali menegaskan, dengan 6 operator, dan 14 sopir Buslane, pembiayaannya masih ditanggulangi. Jadi, meskipun merugi, sudah ada anggaran untuk itu. “Jangankan gaji, tunjangan karyawan tetap kami tanggung. Soal itu sudah masuk hitungan,” tambahnya lagi.
 
Dalam kesempatan itu, Sabar mulai optimis bahwa kedepan Buslane ini akan menuai keuntungan. Apalagi, ada upaya pengembangan integrasi Buslane dengan Busway Jakarta. “Untuk penumpang, rata-rata per hari terus mengakami peningkatan pasca lebaran ini. Perharinya sudah sampai 500 orang, itu ada tanda-tanda peningkatan dan kami optimis kedepan pasti akan bertambah dan bisa BEP (break even point/balik modal),” singkatnya.
 
Sementara itu, Kepala UPT Angkutan Massal dan Buslane pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Yunianto, pihaknya juga masih optimis dengan perkemangan Buslane. Terlebih, saat ini sudah ada peningkatan jumalah penumpang untuk tiap harinya. “PPD komitmen untuk mengembangkan Buslane bersama kami. Kami pun optimis kedepan Buslane akan menuai keuntungan,” singkatnya.  
 
 

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TANGSEL
Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill