Connect With Us

Dishub Diminta Sosialisasikan Rute Baru Buslane

| Jumat, 22 Februari 2013 | 18:39

Aulia Epriya Kembara (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Penambahan dua rute baru Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) Transjabodetabek atau yang lebih dikenal Bus Lane, tidak menutup kemungkinan akan menuai penolakan dari para pengusaha angkutan kota (angkot),  seperti yang terjadi ketika Bus lane akan direalisasikan pertama kalinya.
 
Untuk mengantisipasi hal tersebut, DPRD Kota Tangerang meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, melakukan sosialisasi terlebih dahulu serta mencari solusi yang terbaik.
 
“Memang harus sosialisasi dulu secara bertahap, jelaskan bahwa Buslane ini untuk kepentingan masyarakat. Pengoperasiannya tidak berhenti di tengah jalan seperti angkot, tapi di tempat-tempat tertentu saja,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tangerang Aulia Epriya Kembara, Jumat (22/2).
 
Menurut Aulia,  harus ada win-win solution juga agar penambahan dua rute ATPB yakni Ciledug-Blok M dan Cimone-Pasar Senen tidak mengurangi pendapatan para supir angkot.

“Kan kedepan angkot harus berbadan hukum, tidak boleh perorangan. Mungkin nanti bisa kerja sama dengan pemerintah. Saya berharap kedepan, jual aja angkotnya lalu beralih ke Bus lane,” paparnya.
 
Aulia mengaku, sampai saat ini belum ada laporan dari Dishub terkait program penambahan rute APTB. Namun, dia mendukung program tersebut. “Belum menyampaikan, tapi saya tau program ini karena mengikuti perkembangan. Kita mendukung kok, karena dapat mencegah kemacetan akibat penggunaan kendaraan pribadi warga Tangerang menuju ke Jakarta,” terangnya.
 
Seperti diketahui, dua rute APTB Transjabodetabek atau Bus Lane yakni Ciledug-Blok M dan Cimone- Pasar Senen akan segera dioperasikan.

Program tersebut merupakan kerjasama antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Tangerang, untuk mengatasi persoalan kemacetan antar dua wilayah itu.(RAZ)

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KOTA TANGERANG
Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Sabtu, 7 Februari 2026 | 18:36

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan pengeroyokan kader Banser yang melibatkan Habib Bahar bin Smith.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill