Connect With Us

LSM Bingung Kasus Tanah Babakan Terhenti

| Rabu, 11 November 2009 | 23:11

SDN Sukasari 4 di Babakan, Cikokol, Kota Tangerang. (tangerangnews / tangerangnews/dens)

TANGERANGNEWS-Lembaga swadaya masyarakat (LSM) bingung kasus lahan Babakan, di Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang tidak pernah muncul lagi di media massa. Padahal, dugaan kuat sejumlah tokoh dan pejabat kuat di Tangerang terlibat dalam “bancakan” tanah yang luasnya sekitar 5 hektare itu.

Ketua LSM Tangerang Goverment Wacht Dodi C Koto yang menghubungi tangerangnews mengatakan, kasus ini tiba-tiba mereda dan seakan terhenti. Padahal sebelumnya, sejumlah media massa lokal mengangkatnya dan menjadikan topik berita itu sebagai berita utama atau headline.

“Saya jadi bingung ada apa ini, apa media massa diintimidasi? Kalau iya tolong saya diberi informasi,” ujar Dodi, siang ini. Dodi menuturkan, sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kepemilikan lahan tersebut diantaranya yakni Dafyar Eliyadi, Asmuni, Subhan (keduanya pejabat di Pemkot Tangerang) sedangkan seorang tokoh masyarakat adalah Rusman Umar.

“Tetapi setelah saya telisik, ternyata nama Rusman Umar memang memiliki hak. Karena dia memang penggarap di lahan itu dan memiliki surat garap,” jelas Dodi. Dodi mengaku sudah bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Suyono. Hasil dari pertemuan itu, ternyata Suyono menyambut baik dan tertarik dengan sertifikat yang terkumpul disatu orang.

“Jadi ternyata sertifikat itu ada dan dipegang oleh satu orang,” tegasnya. Diakuinya, sebenarnya kasus serupa pada 2002 ini pernah naik dipersidangan. Dalam sidang tersebut seorang kepala BPN diputuskan bersalah. “Dari rangkaian semua ini kami LSM meminta, segeralah kembalikan tanah itu kepada Negara,” ungkapnya. Diketahui sebelumnya, kasus ini ramai setelah adanya rencana pemindahan dua sekolah dasar Negeri Sukasari 4 dan 5, yang akan terkena gusur oleh pembangunan pusat perbelanjaan Tangerang City.

JAWABAN

Sebelumnya, Asda Satu Kota Tangerang Asmuni dan Asda Dua Dafyar Eliadi telah memberikan keterangan. Menurut Asmuni dirinya telah membuat sertifikat atas lahan itu dengan alasan tanah itu pada tahun 1995 tidak ada yang memiliki. "Saat itu saya adalah Lurah Sukasari, " ujar Asmuni pada 19 Oktober lalu.. Menurutnya, meski telah membuat sertifikat, hingga kini surat berharga itu belum sampai ketangannya.

Semua, kata dia, masih di Kantor Badan Pertanahan Nasional. "Dasar saya mendapat lahan itu, karena lahan itu lahan bebas, belum ada yang memiliki," katanya. Senada dengan itu, Dafyar Eliadi juga mengaku, selain dirinya banyak juga yang membuat sertifikat atas lahan itu. "Jangan saya saja dong, yang lain juga kan banyak yang dapat," ujarnya. Ditanya apa dasar dirinya mendapat tanah itu, dia mengaku tidak terlalu tahu alasannya. Namun, kata dia, hingga kini dirinya tak pernah melihat tanah itu. "Saya juga lupa berapa luasnya, karena hiang sertifikatnya," tandasnya. (dira) 
HIBURAN
Berkapasitas 1.000 Tamu, Cendana Ballroom Howard Johnson Tangerang Cocok untuk Event Besar dan Wedding 

Berkapasitas 1.000 Tamu, Cendana Ballroom Howard Johnson Tangerang Cocok untuk Event Besar dan Wedding 

Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04

Howard Johnson by Wyndham Tangerang resmi memperkenalkan The Cendana Ballroom yang mampu menampung hingga 1.000 tamu untuk konsep standing reception maupun cocktail party.

BANTEN
Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat

Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:17

Sejumlah kendala muncul pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill