Connect With Us

PK Golkar Kota Tangerang Desak Musda Digelar Kembali

Denny Bagus Irawan | Minggu, 16 Oktober 2016 | 18:00

Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Tingkat II Golkar Kota Tangerang dalam angka pemilihan ketua baru diskors, Selasa (11/10/2016). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Pengurus Kecamatan Golkar di Kota Tangerang mendesak agar musyawarah daerah tingkat DPD II Golkar Kota Tangerang agar kembali digelar. Mereka beralasan, jika Musda terus diperlambat akan mempengaruhi konsentrasi pada Pilgub Banten.

Untuk diketahui Musda pada Selasa (11/10/2016) lalu akhirnya terhenti, Diduga yang menjadi penyebab karena Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin yang belum pernah menjadi pengurus langsung menghadap Ketua Umum Golkar Setya Novanto guna memuluskan langkahnya. Sachrudin dianggap telah melanggar aturan baku partai tersebut, karena salah satu syaratnya adalah menjadi pengurus minimal lima tahun.

Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Cipondoh Dedi Ocen mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi dengan Sekjen DPD I Golkar Banten terkait desakan agar kembali digelar Musda Golkar Kota Tangerang. "Responnya positif, saya kira Selasa atau Rabu optimis Musda kembali bisa digelar," ujarnya.

Dedi pun mengaku tidak tahu apa yang sebetulnya terjadi di balik gagalnya pelaksanaan Musda beberapa waktu lalu.

"Yang dikatakan hanya karena masalah teknis, tetapi maksud masalah teknis apa, sampai sekarang kita sendiri juga tidak tahu," katanya.

Dedi berharap, dengan segeranya dilaksanakannya Musda, maka akselerasi kinerja Partai Golkar Kota Tangerang bisa dilaksanakan. Terlebih, saat ini Banten sedang memiliki hajat demokrastis lima tahunan sekali.

"Kalau Musda sudah digelar, kan kita bisa konsentrasi menghadapi Pilgub Banten," jelasnya.

Disinggung apakah langkah itu sebagai bentuk manuver seiring munculnya nama Wakil Wali Kota, Sachrudin sebagai salah satu kandidat.  Menurut Dedi, hal itu seharusnya bukan masalah.

 "Proses pendaftaran saja kan belum. Kalau masalah nama siapa yang muncul, saya kira itu bagian dari dinamika saja, toh saya juga kan mencalonkan diri," terangnya.

Harapan agar pelaksanaan Musda segera digelar juga disampaikan oleh Ketua PK Golkar Karawaci, Dicky Saputra. Ia pun juga mengaku tidak mengerti apa kendala teknis yang menjadi penghambat terselenggaranya Musda.

"Kalau kita di sini kapasitasnya hanya sebagai peserta, jadi hanya disampaikan masalah teknis saja, itu maksudnya apa, kita juga enggak dikasih tahu" tuturnya.

Namun demikian, kata Dicky, pihaknya tidak ingin mendengar lagi Musda ditunda. "Dalam mosi tidak percaya yang kita sampaikan kemarin, itu sebetulnya mosi terhadap penyelenggaraan Musda, bukan kepada ketua,” katanya.

Disinggung kapan rencananya Musda akan digelar, Dicky mengaku tidak tahu. "Saya belum dengar kabar lagi, kapan akan digelar," singkatnya.

Sementara itu, Ketua PK Golkar Tangerang, Rusdi Alamsyah menyatakan, pihaknya juga memilih untuk menunggu kapan Musda itu akan diselenggarakan kembali. "Kalau soal kapan itu bukan ranah kita, kita menunggu saja," katanta.

 

BISNIS
Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:16

Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.

BANDARA
Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:40

Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

TANGSEL
Modus Sewa untuk Taksi Online, 2 Pelaku Penggelapan di Tangsel Bawa Kabur Mobil Rental ke Pandeglang

Modus Sewa untuk Taksi Online, 2 Pelaku Penggelapan di Tangsel Bawa Kabur Mobil Rental ke Pandeglang

Jumat, 12 Juni 2026 | 16:34

Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tangerang Selatan membongkar kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill