Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026
Selasa, 5 Mei 2026 | 14:48
Gubernur Banten Andra Soni secara tegas melarang keras praktik titip-menitip siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri.
TANGERANGNews.com-Tim Ahli Bangunan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berkumpul di pos depan gedung Panin di Bintaro, sektor 7, Kota Tangsel pada Minggu (16/10/2016) dini hari.
Profesor dr Adang Surahman, salah seorang tim ahli bangunan mengatakan,
pihaknya mengaku menemui kesulitan dalam melakukan pembongkaran gedung tersebut.
"Kita akui ini bangunan ternyata kuat, ini diluar target kita yang awalnya kita perkirakan dengan dibebani 100 ton akan rontok, tapi ternyata tidak. Itu karena gambar dokumen design gedung ini kita tidak dapati," ujar Adang.
Target berikutnya, kata dia, pihaknya meneruskan dengan menambah menjadi 150 ton. Tetapi rupanya bangunan itu tetap masih kokoh.
"Kini kita meruskan ada tersisa pasir 30 ton," terangnya.
Andai masih kurang jumlah pasir tersebut. Pihaknya terpaksa terus menambah pasir lagi agar beban bertambah berat. Alasan penggunaan pasir karena ini adalah cara paling aman untuk lingkungan.
"Tidak mungkin kalau tidak roboh, kami akan terus menggunakan pasir sampai roboh," terangnya.
Namun, persoalannya saat ini, kata Adang, stok pasir hanya tersisa 30 ton. Pihak tim ahli bangunan menyatakan akan meminta kepada kontraktor untuk terus menggunakan netode pemberatan dengan cara membawa pasir ke bagian atas gedung.
"Kita targetkan sebelum hari Senin sudah selesai, tetapi kalau lewat Senin kan kontraktor diberikan waktu 90 hari," katanya.
Gubernur Banten Andra Soni secara tegas melarang keras praktik titip-menitip siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews