Connect With Us

Pemkot Tangerang Kembangkan Geospasial

Advertorial | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 14:00

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat menjelaskan tentang Geospasial (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNews.com-Pemerintah Kota Tangerang tengah mengembangkan pembangunan wilayah berbasis Geospasial atau peta.

Sistem ini selain membantu menjelaskan data-data lewat gambar peta, juga bisa membantu Pemkot Tangerang dalam penindakan masalah pembangunan. Sebab, rancangan pembangunan masa depan yang tepat membutuhkan data Geospasial yang akurat.  

 

Kasie Pengembangan e-goverment Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Tangerang Adhi Zulkifli mengatakan, Pemkot Tangerang selama ini punya banyak data kewilayahan, namun diakuinya pihaknya masih lemah karena tidak mengetahui lokasi persisnya.

 

"Misalnya data warga miskin di kelurahan Sukajadi, Kecamatan Karawaci,  serta Neglasari itu sebelah mananya, kita tidak pernah tahu. Nah, ini kedepan kita akan mengetahuinya," katanya, Sabtu (22/10/2016).

 

Menurut Adhi, program yang sudah berjalan dengan Geospasial ini diantaranya pemetaan warga miskin, perizinan, keluhan masyarakat, menara telekomunikasi dan mapping hasil musyawarah rencana pembangunan. Sedangkan yang akan dikembangkan adalah titik-titik yangh mengarah kepada satu standar yakni banjir.

 

Data-data tersebut akan dilapisi dengan data lainnya. Sehingga bisa diketahui hubungan sebab akibatnya. Data tersebut akan diakses di Tangerang Live Room (TLR) sebagai pusat kontrol Pemkot Tangerang.

 

"Contoh data banjir dengan data daerah aliran sungai. Jadi jadi bisa tahu sumber masalah banjirnya dari mana. Dengan begitu langkah-langkah penanganannya bisa segera dicari," katanya.

 

Pengertian Geospasial

UU No. 4 Tahun 2011 Tentang Informasi Geospasial pasal 1-4 menerangkan, spasial adalah aspek keruangan suatu objek atau kejadian yang mencakup lokasi, letak, dan posisinya.

 

Geospasial atau ruang kebumian adalah aspek keruangan yang menunjukkan lokasi, letak, dan posisi suatu objek atau kejadian yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu.

 

Data Geospasial yang selanjutnya disingkat “DG”, adalah data tentang lokasi geografis, dimensi atau ukuran, dan/atau karakteristik objek alam dan/atau buatan manusia yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi.

 

Informasi Geospasial yang selanjutnya disingkat IG adalah DG yang sudah diolah sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, dan/atau pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan ruang kebumian. (ADV)

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

OPINI
Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Senin, 26 Januari 2026 | 18:51

Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill