KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNews.com-Aparat Polres Metro Tangerang bakal melakukan otopsi atas kematian Dafa Mustaqin bocah pria berusia tujuh tahun yang diduga disiksa oleh kedua orangtuanya.
Kematian Dafa menurut keterangan warga sekitar tidak wajar. Telinganya mengeluarkan darah, selain itu ditemukan luka disekujur tubuh Dafa. Hal itu membuat para tetangga mencurigai kalau Dafa mendapat siksa dari ibu tiri dan bapak kandungnya.
Kapolres Metro Tangerang , Kombes Pol Irman Sugema mendatangi kontrakan kediaman Dafa pada Minggu (23/10/2016) di Jalan Swadaya, Larangan Indah, RT3/4, Kecamatan Larangan, Ciledug, Kota Tangerang.

“Informasi resmi secara laporan kepada kami belum ada, kami mendapat laporan dari salah seorang dari orangtua teman Dafa di sekolah,” ujarnya.
Setelah mendapat informasi tersebut, Kapolres mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat dengan memeriksa orangtua korban yang dicurigai sebagai pelaku.
“Kami juga memerintahkan petugas PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) untuk mem-backup terkait adanya dugaan informasi tersebut," tandasnya.
Sejak Sabtu hingga Minggu, menurut Kapolres, kedua orangtua Dafa masih menjalani pemeriksaan. “Namun harus diingat azas praduga tak bersalah, kita jangan dahulu memvonis, karenanya kita akan melakukan otopsi dan memeriksa sejumlah saks. Intinya kalau diperlukan kita akan menggali lagi kuburannya” tutur Kapolres.
Dafa diketahui meninggal pada Kamis 22 Oktober 2016 sekitar pukul 02.10 WIB. Kematian Dafa disebut tidak wajar karena pada telinganya sebelum meninggal terlihat membengkak. Sekujur tubuh korban juga didapati sejumlah luka. Tersiar kabar bahwa Dafa tewas karena disetrika.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews