Connect With Us

APBD 2017 Kota Tangerang Rp4,1 Triliun

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 30 November 2016 | 18:00

Balai Kota Tangerang. (@TangerangNews / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com- DPRD Kota Tangerang mensahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang tahun 2017 sebesar Rp4,1 Triliun.

Wali  Kota Tangerang Arief R Wismanyah menjelaskan, rancangan APBD tahun 2017 yaitu mencakup pendapatan daerah yang dianggarkan sebesar Rp3,51 triliun, yang terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp1,50 triliun, dana perimbangan Rp1,46 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp557,47 miliar.

Sedangkan belanja daerah dianggarkan sebesar Rp4,15 triliun. Terdiri dari belanja tidak langsung Rp1,50 triliun dan belanja langsung Rp2,64 triliun. “Yang akan digunakan untuk menangani 38 urusan," katanya dalam Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Raperda tentang APBD tahun 2017, di Ruang Rapat DPRD Kota Tangerang, Rabu (30/11/2016).

Adapun urusan tersebut, Arief menyebutkan, meliputi kegiatan-kegiatan antara lain penambahan ruang kelas, pelaksanaan program Tangerang Cerdas, pemberian Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) sekolah swasta, peningkatan sarana rumah sakit umum daerah, pembangunan Puskesmas rawat inap, pembayaran iuran BPJS bagi masyarakat muiskin sebanyak 20.060 jiwa, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan serta drainase, bedah rumah sebanyak 1697 unit, pembangunan rumah layak huni, pembangunan folder dan tanggul, balai latihan kerja.

"Kemudian, pembebasan lahan untuk pelebaran jalan dan pembangunan gedung Puskesmas, sekolah, Posyandu dan lapangan olahraga. Pembangunan penerangan jalan umum di 13 kecamatan (Tangerang Terang), pengelolaan angkutan umum massal serta pelaksanaan program e-City dalam rangka mewujudkan Kota Tangerang sebagai kota cerdas atau Smart City," katanya.

Dengan telah ditandatanganinya Raperda APBD 2017 ini, selanjutnya akan segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), setelah terlebih dahulu dilakukan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Arief meminta, kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah agar dapat melaksanakan program dan kegiatan yang telah ditetapkan dengan sebaik-baiknya, sehingga pelaksanaan pembangunan di Kota Tangerang dapat senantiasa berjalan dengan lancar dan berkelanjutan.

“Segala apresiasi, catatan dana masukan dari DPRD akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi Pemkot Tangerang dalam rangka peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Tangerang,” tegasnya.

 

.

KOTA TANGERANG
Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:17

Warga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang merasa resah adanya dugaan aktivitas pesta minuman keras (miras) dan praktik prostitusi di lingkungan mereka.

BANDARA
Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:08

PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memperkuat komitmen pelestarian ekosistem maritim, dengan memperluas program konservasi terumbu karang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill