Connect With Us

Panwaslu Kota Tangerang kesulitan panggil saksi

Denny Bagus Irawan | Rabu, 22 Februari 2017 | 19:00

Tim Pemenangan Rano-Embay Bantah Elite Partai Terbelah (@tangerangnews 2017 / Raden Bagoes Irawan)

TANGERANGNews.com-Panwaslu Kota Tangerang mengakui seluruh laporan sampai saat ini sudah menerima laporan terkait kecurangan yang dilaporkan oleh kubu Rano Karno-Embay Mulya Syarif.

"Namun, kita kan kesulitan memanggil saksi. Karena saksi yang kita panggil tidak memenuhi panggilan, tapi semua masih kita proses," kata Agus Muslim, Ketua Panwaslu Kota Tangerang, Rabu (22/2/2017).  Semua perkara yang dilaporkan, kata dia, hingga kini masih diproses. Ada pun waktunya, kata dia, masih cukup.

 "Kan kita harus klarifikasi kepada pelapor, minta konfimasi kepada saksi. Selain itu soal Suket pun kita harus mintai keterangan Disdukcapil sebagai saksi ahli. Karena kan kita tidak tahu mana yang Suket palsu dan asli," kata Agus.

Menurut dia, kasus di Kota Tangerang berbeda dengan apa yang terjadi di Teluknaga, Kabupaten Tangerang. "Karena di Kota Tangerang laporan. Bukan temuan Panwas. Kalau pantauan kita di Kota Tangerang normal saja, tidak terjadi seperti di Kabupaten Tangerang. Jadi kita tidak menunda," jelas Agus.

Sebelumnya diketahui, Kubu Rano Karno-Embay Mulya Syarief masih meradang dengan hasil perolehan sementara yang dianggap mereka ada kecurangan yang dilakukan kubu lawan Wahidin Halim -Andika.

Ada 18 kecurangan dilakukan kubu lawan yang disampaikan Tim Pemenangan Rano-Embay. Karenanya, mereka meminta adanya dilakukan pemungutan suara ulang di Kota Tangerang.

"Ada 18 indikasi kecurangan yang terjadi secara skenario terstruktur, sistematis, dan masif. Kami menduga juga ini ada keterlibatan penyelenggara, mulai dari PPS, dan Panwaslu Kota Tangerang," ujar Ketua Pemenangan Ramo-Embay, Ahmad Basarah di Modernland, Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (22/2/2017).

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill