Connect With Us

Tiap Industri Di Kota Tangerang Wajib Buat Lubang Biopori

| Senin, 4 Januari 2010 | 18:11

TANGERANGNEWS-Mengantisipasi terjadinya banjir di Kota Tangerang mewajibkan seluruh industri membuat biopori di ruang terbuka. Lubang biopori tersebut dianggap dapat memperkecil titik banjir, bahkan mencegahnya.


Menurut Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Tangerang Rostiwi, saat ini di Kota Tangerang sudah menjadi gejala umum bila musim hujan sering terjadi banjir dan saat kemarau malah kering kerontang. Ini semua terjadi karena air permukaan kurang terserap masuk ke dalam tanah. Untuk itu,  lubang biopori dimaksudkan untuk menyerap air disaat musim hujan. "Kondisi tersebut akan dicoba diatasi dengan pembuatan lubang biopori ini," ujarnya


Sementara itu, Kepala Sub Bidang Pengendalian dan Pemanfaatan Maman Faturrahman menjelaskan, lubang biopori itu sangat sederhana, berupa lubang silindris, semacama terowong kecil yang dibuat vertikal dari permukaan tanah, berdiameter 10 cm dengan kedalaman 1 meter. “Kedalaman sudah ditentukan oleh alat yang dikhususkan untuk pembuatan lubang biopori,” ujar Maman.


Ia menambahkan, selain di kawasan industri, biopori kerap dilakukan di lingkungan masyarakat khususnya diwilayah yang rawan banjir dan rentan dengan kekeringan. “Setiap lokasi perumahan memang dianjurkan untuk membuat lubang biopori,” papar Maman.(rangga)

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill